Foto: Saidah Potabuga.
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, BP2KB-PA Gandeng Polres
Tutuyan, ME
Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana dan Pelindungan Anak (BP2KB-PA) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Saidah Potabuga mengatakan, pihaknya akan terus melakukan upaya-upaya untuk mengantisipasi kejahatan atau kekerasan terhadap perempuan dan anak. Namun demikian, dia berharap kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) agar bisa memberikan bantuan tempat atau ruang khusus di Kabupaten Boltim.
“Dalam artian, fasilitas tempat itu berfungsi sebagai tempat pengaduan bagi perempuan dan anak, guna menyelamatkan mereka dari hal-hal buruk yang bisa mengancam kehidupan mereka,” pinta Potabuga, saat kegiatan sosialisasi antisipasi kekeranan perempuan dan anak, di BPU Tutuyan.
Menurutnya, harapan bantuan dari Provinsi itu, karena Dana Alokasi Khusus (DAU) di Kabupaten Boltim sangat minim, sehingga masih meminta dana sharing dari Provinsi, dan ini merupakan menjadi pekerjaan rumah (PR) tim BP2KB-PA untuk lebih bekerja keras lagi dalam mengerjakan tugas serta kewajiban dalam menangani persoalan ini.
“Antisipasi dalam masyarakat sangat perlu, karena kekerasan terhadap anak dan kaum gender. Seperti pada akhir-akhir ini, tingkat kejahatannya makin meningkat. Pada prinsipnya, kami juga harus bekerja sama dengan pihak Kepolisian, supaya apa yang diharapkan untuk meminimalisir angka kekerasan bisa terwujud, atau 'stop kekerasan',” jelasnya.
Melalui Wakapolres Bolmong, AKBP Nanang Nugroho mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal negatif dan kekerasan di kalangan pemuda, pihaknya tetap melakukan sosialisasi kemasyarakat melalui Kapolsek-Kapolsek, kemudian akan melakukan razia di sekolah-sekolah dan tempat-tempat umum lainnya.
“Yang pasti, kami selaku aparat berwenang sangat menyeriusi hal perlindungan perempuan dan anak demi keberlangsungan masa depan mereka. Khusus untuk anak-anak di bawah umur yang sudah mengenal HP, kita sebagai orang tua dan pemerintah desa serta daerah harus mengontrol penggunaan jejaring sosial maupun permainan game serta siaran-siaran TV saat mereka tonton,” jelas Nugroho.
Sebelumnya, kegiatan itu dibuka oleh Asisten III Boltim, Jainudin Mokoginta yang mewakili Bupati Boltim Sehan Landjar, yang juga dihadiri Wakpolres Bolmong, Kapolsek Urban Kotabunan, Teddy Pontoh, BP2KB-PA Provinsi Sulut serta jajaran staf di lingkup Pemda Kabupaten Boltim. (ismail batalipu)



































