Foto: Ilustrasi. (Foto.Ist)
Harga Beras di Minsel Naik 20 Persen
Pemerintah Diminta Lakukan Sidak
Amurang, ME
Salah satu sembilan bahan pokok (sembako) yakni beras, mengalami kenaikan harga. Di kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), kenaikan harga beras bahkan mencapai 20 % dari harga normal.
Pantauan di beberapa pasar tradisional Minsel, Kamis (26/2), harga beras mencapai Rp 9.000 hingga Rp 9.500 per liter. Padahal sebelumnya harga beras yang di jual dipasaran hanya berkisar pada Rp 7.500 – Rp 8.000 per liter. Sedangkan untuk satu karung beras 50 Kg yang sebelumnya dihargai Rp 400 ribu, kini naik mencapai Rp 500 ribu. Khusus untuk beras ketan (pulo) di jual Rp 12.000 per liter.
"Kenaikan ini disebabkan stok beras mulai menipis. Jika sebelumnya setiap minggu ada truk pengangkut beras yang masuk membawa beras dari daerah Palu, kini masuk setiap dua minggu sekali," kata beberapa pedagang beras.
Salah seorang warga Amurang, Ivone Pesik menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, kenaikan harga beras disebabkan permainan para pedagang yang tak mau rugi. "Alasan para pedagang stok beras mulai menipis yang disebabkan truck-truck pengangkut beras dua minggu sekali masuk tidaklah benar. Nyatanya setiap minggu ada truck yang melakukan bongkar muat di pasar Amurang," ungkap Pesik mewakili warga masyarakat lain.
Diapun meminta instansi terkait untuk turun ke pasar melakukan sidak kepada para pedagang. "Tolong instansi terkait lakukan sidak. Jangan diam saja!," tandas Pesik. (revel maliangkay)



































