Manuver Walikota serta Foto Jokowi dan Tikus Ekor Putih, Efek Kemendag Bantu Tomohon


Tomohon, ME

Sepak terjang Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon di Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, berbuah manis. Sekira Rp6 Miliar bantuan pemerintah pusat kembali digelontorkan untuk rehabilitasi Pasar Beriman Tomohon. Alokasi bantuan kementerian diberikan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tomohon.

Kepada Disperindag, Albert J Tulus, SH, menjelaskan, anggaran tersebut bersumber dari tugas pembantuan. Alokasi dana, kata dia, untuk pembangunan gedung lantai dua di Pasar Beriman Tomohon.”Bantuan ini diberikan berdasarkan pemaparan melalui proposal dan lobi Walikota Jimmy F Eman, SE Ak bersama Kepala Disperindag dan Dirut PD Pasar saat diundang mempresentasikan pengembangan Pasar Beriman Tomohon tahun lalu,” jelas Tulus didampingi Direktur Utama Perusahan Daerah Pasar Eddy Turang, Senin (23/2).

Dalam presentasinya, jelas Tulus, Walikota menjelaskan argumentasi yang kuat jika pasar merupakan salah satu urat nadi perekonomian vital bagi masyarakat dan pedagang. Selanjutnya, dalam menunjang program Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang berusaha membangun pasar tradisional modern.

“Lewat program ini juga diadakan pelatihan manajemen pengelolaan pasar tradisional, penyusunan model pembangunan, pengelolaan pasar, peningkatan pengetahuan dan kemampuan pedagang serta menfasilitasi pelaksanaan pos ukur ulang dalam rangka peningkatan tertib ukur guna melindungi konsumen,” urainya.

“Memang momentum kedatangan Presiden RI Joko Widodo lalu saat mengunjungi Pasar Beriman dan berdialog dengan pedagang Tikus Ekor Putih, fotonya kami letakkan di bagian depan proposal,” aku Tulus.

Walikota Tomohon Jimmy F Eman, SE Ak, optimis dengan semangat kerja sama dan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, maka pengembangan pembangunan pasar modern akan bermanfaat bagi peningkatan perekonomian dan kesejahtraan rakyat.

Untuk diketahui, proposal yang dipresentasikan merupakan lanjutan dari pembangunan sejak tahun 2013 dan 2014.  Oleh karena itu, harus dikembangkan secara simultan dan berkesinambungan.(micky ratag)

 



Sponsors

Sponsors