Wakil Rakyat Asal Tagulandang Dinilai Kurang Peka


Siau, ME

Wakil rakyat asal Pulau Tagulandang selama ini dianggap tidak peka dengan kondisi masyarakat asal Pulau yang terkenal dengan Buah Salak tersebut. Sejumlah warga mengatakan jika wakil-wakilnya yang duduk sebagai anggota dewan yang terhormat kurang berperan dalam menyerap aspirasi mereka terkait pelayanan yang kurang maksimal oleh pihak PLN unit Tagulandang.

“Persoalan menyangkut pelayanan pihak PLN saat ini membutuhkan perhatian serius dari semua pihak, khususnya wakil rakyat asal daerah ini untuk mampu berperan lebih optimal,” tukas Robert Lalenoh, warga Tagulandang.

Dikatakannya, sudah saatnya ada peran aktif wakil rakyat asal Tagulandang yang duduk di kursi Dekab yakni mendorong mitra kerja eksekutif untuk bersama-sama memikirkan solusi  terkait permasalahan yang sedang terjadi di instansi milik negara tersebut.

“Permasalahan yang ada ini sudah cukup lama serta berlarut-larut, dan yang menjadi korban adalah masyarakat sebagai konsumen,” tambahnya.

Hardi Tatodi SH salah seorang wakil rakyat ketika dimintai tanggapan menjelaskan dengan kegentingan permasalahan yang ada, sudah seharusnya pihak PLN segera mencari solusi untuk mengatasi permasalahan yang ada.

“Secara pribadi tentu saja saya berharap pihak PLN segera mencari solusi mengatasi permasalahan yang ada di instansi tersebut dan secara institusi sebagai wakil rakyat akan segera mengkomunikasikan dengan teman-teman anggota Dekab yang lain bagaimana mendorong upaya pemecahan masalah ini sehingga masyarakat jangan terus-terusan menjadi korban,” jelasnya.

Sebelumnya, Pihak PLN unit Tagulandang yang dikonfirmasi melalui Supervisor Teknik Marthen Ering menjelaskan jika kendala pemadaman yang dilakukan adalah terkait kurang optimalnya mesin pembangkit yang ada untuk mensuplai daya listrik ke masyarakat.

“Saat ini ketersediaan daya listrik untuk mensuplai kebutuhan masyarakat hanya sekira 580 KW dibandingkan beban puncak yang mencapai 1180 KW. Jadi ada sekira 600 KW yang harus mengalami pemadaman." (haman palandung)



Sponsors

Sponsors