Tolak Bangun Bandar Udara, Warga Lolak Usir Petugas Pengukur Lahan


Bolmong, ME

Puluhan Warga Desa Lalow, Kecamatan Lolak, Bolaang Mongondow (Bolmong), mengusir petugas pengukur lahan bandar udara. Alasan penolakan warga, karena lahan mereka yang akan dibangun bandara tersebut adalah lahan pertanian yang sejak tahun 1960 sudah mereka kelolah.

“Kami tak sudi lahan pertanian yang selama ini jadi tempat makan kami dijadikan bandara,” kata para warga yang menolak nama mereka ditulis.

Petugas pengukur lahan, yang informasinya berasal dari Dinas Perhubungan (Dishub) Bolmong ini pun, lari tunggang langgang dikejar warga. Namun, kepala Dishub Bolmong, Drs Eka Korompot MSi, mengaku belum tahu informasi tersebut.

“Saya belum tahu karena belum mendapatkan laporan dari staf,” singkat Eka.

Sementara itu, mantan sangadi Lalow Adjisman Luande, membenarkan jika lahan pertanian di Desa Lalow tersebut, sudah sejak tahun 1960 dikelola warga, dan wajar jika ada penolakan warga. Adjisman kemudian didaulat warga setempat sebagai ketua Masa Perjuangan Rakyat Lalow (MPRL). (endar yahya)



Sponsors

Sponsors