Foto: Ketum GM FKPPI Sulut Harley Mangindaan.(Foto: Ist)
FKPPI dan GM FKPPI
Manado, ME
Kota Manado cetak sejarah. Setelah puluhan tahun berjalan sendiri-sendiri dan sulit bersatu, dua organisasi besar di Indonesia, Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (GM FKPPI) dan FKPPI sepakat dilebur dalam satu wadah. Kesepakatan dua organisasi "warisan" militer ini dicapai dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I.
Ketua Umum (Ketum) FKPPI Pontjo Sutowo mengakui Rakornas di Manado tersebut akan menjadi tonggak sejarah karena akan membahas rencana peleburan FKPPI dan GM FKPPI.
Menurutnya, dulu dua organisasi masyarakat ini ada kebuntuan untuk bersatu. Tapi saat ini ada visi yang sama apalagi potensi FKPPI begitu besar tersebar mulai dari menteri, DPR RI, kepala daerah kabupaten dan kota di Indonesia.
"Potensi ini kita samakan visi, jadi sekarang harus satu," ungkap Pontjo.
Dirinya menambahkan sejumlah langkah yang akan dilakukan untuk penyatuan dua ormas ini. Pontjo berharap ada kesepakatan umum dan susun program langkah kedepan yang nantinya akan dibawah ke Munas bulan Maret 2015.
"Saya menerima laporan tidak ada masalah tiap daerah soal dilebur itu. Apalagi persiapan panitia di Manado oleh komando Harley Mangindaan sudah baik. dan saya sangat berharap rakornas ini akan jadi sejarah FKPPI," tambahnya.
Rakornas ini dibuka langsung Wakil Assisten Teritorial Panglima TNI Brigjen Marinir TNI Seturmen Panjaitan. Menurutnya DNA FKPPI adalah DNA TNI.
"FKPPI merupakan kekuatan besar yang diharapkan dapat mengabdi untuk bangsa demi satu suara. Tingkatkan integritas, kemandirian serta jadilan agen perubahan inovatif dan responsif demi terciptanya keutuhan mengawal NKRI," terang Panjaitan yang mewakili Panglima TNI Moeldoko.
Gubernur Sulawesi Utara SH Sarundajang sebagai pembina FKPPI selama 30 tahun dalam sambutannya mengakui eksistensi dua organisasi itu.
"Saya bangga, Saya setuju FKPPI dan GM FKPPI bersama melalui rakornas di Manado. FKPPI pelaku sejarah itu wajib pertahankan," kata Gubernur SHS.
Ketum GM FKPPI Sulut Harley Mangindaan menegaskan, penyatuan FKPPI dan GM FKPPI diharapkan dapat hasilkan deklarasi Manado yang nantinya dibawah ke Munas nanti.
"Saya bangga kota Manado jadi tuan rumah rakornas ini yang menjadi tonggak sejarah penyatuan dua organisasi FKPPI dan GM FKPPI. Rakor ini juga dihadiri seluruh pimpinan FKPPI dan GM FKPPI se Indonesia," kunci Mangindaan.
Rakornas pun dihadiri, Ketua FKPPI Sulut Marlina Siahaan, Ketum GM FKPPI Hans Silalahi. Rakor ini mengangkat tema "Satu Komando Semua voor Gerak Satu Korsa Berjalan Sukses".(sonny dinar)



































