Wawali Manado Turun Pasar Redam Demo Pedagang


Manado, ME
Aksi demo yang dilakukan oleh pedagang kaki lima (PKL) pasar Bersehati
pagi tadi, mendapat respon cepat Pemkot Manado. Wakil Walikota Manado
Harley Mangindaan turun langsung ke Pasar Bersehati.
Kedatangan Bang Ai', sapaan akrab Mangindaan untuk berdialog dengan
para pedagang meredam demonstrasi.
"Saya datang di pasar Bersehati bukan karena nanti setelah ada
masalah, tetapi saya berada ditengah-tengah pedagang untuk menyerap
aspirasi supaya segera bisa ditindak lanjuti," ungkap Mangindaan
dihadapan ratusan demonstran.
Dalam kesempatan itu juga, Mangindaan menegaskan komitmen dan
keseriusan Pemkot Manado untuk memberdayakan pedagang pasar Bersehati.
Hal mana dibuktikan dengan keberhasilan Pemkot melobi dana dari pusat
tahun anggaran 2013 ini.
"Kementerian Koperasi telah menganggarkan dana sebesar Rp.12,5 milyar
untuk renovasi pembangunan pasar Bersehati di tahun 2013. Ini adalah
wujud komitmen Pemkot bagi bapak ibu sekalian," tutur Mangindaan.
Lebih lanjut, putra Menteri Perhubungan EE Mangindaan itupun meminta
agar para pedagang lebih bijaksana dalam menyikapi persoalan. "Mari
komunikasikan dengan ke PD Pasar jika ada masalah."
Dirut PD Pasar Jimmy Kowaas yang ikut mendampingi Wawali berdialog
dengan para pedagang mengakui masih banyak persoalan yang ada di
Pasar, termasuk perihal pemasangan meter PLN.
"Tagihan PLN untuk pedagang hanya dikenakan tarif sesuai dengan
pemakaian, mulai dari Rp2.000 hingga Rp5.000. Dan sampai sekarang ini
tagihan untuk pedagang hanya iuran kebersihan," tutur Kowaas menampik
tudingan adanya pungutan liar.
Royke Anter, personil Komisi B DPRD Manado pun meminta agar PD Pasar
transparan kepada para pedagang. "Harus sosialisasi dulu kalau ada
tagihan yang lain bagi pedagang. Supaya tidak lagi ada masalah-masalah
seperti ini," kata Royke. (tr-2)

 

Foto: Para pedagang Pasar Bersehati Manado menggelar unjuk rasa
memrotes maraknya pungutan liar. (me/tr-2)



Sponsors

Sponsors