Pencuri Ayam di Langowan Tewas Dikeroyok Massa
Langowan, ME
RT alias Obing (50), warga Desa Ampreng, Langowan Barat tak menyangka aksi pencurian yang dilakoninya Jumat (18/01) akan berujung kematian mengenaskan. Obing tewas diamuk massa usai tertangkap basah coba melakukan aksi pencurian di salah satu rumah warga Desa Taraitak Kecamatan Langowan Utara.
Berdasarkan informasi yang dirangkum manadoexpress.com, Obing bersama seorang rekan yang hingga kini identitasnya masih misterius melancarkan aksinya pada Jumat subuh di salah satu rumah warga Taraitak. Mendengar keributan di kandang ayam belakang rumah, sang pemilik rumah pun terbangun dan bergegas mencari tahu penyebab keributan kecil di belakang rumah dimana ayam dan itik peliharaannya dikandangkan.
Memergoki Obing dan rekannya, pemilik rumah lantas berteriak hingga membangunkan warga sekitar. Kepergok mencuri, Obing bereaksi melawan. Ia lantas mengacung-acungkan parang ke arah pemilik rumah yang langsung lari mengamankan diri.
Warga yang mendengar teriakan pemilik rumah dengan cepat mengerubuti rumah tersebut. Obing dan rekannya yang coba melarikan diri dibekuk warga. Temannya berhasil lolos, tak demikian dengan Obing. Lelaki bertato itu dikeroyok puluhan warga yang emosi.
Hujaman benda tumpul dan tajam, mendarat di sekujur tubuh Obing. Bagian pergelangan kaki kanan nyaris putus ditebas benda tajam, luka lebam dan sayatan benda tajam di sekujur tubuh, serta luka sayat yang cukup besar di bagian kepala, Obing kritis.
Setelah menumpahkan emosinya, warga kemudian melapor ke Polsek Langowan Timur. Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas langsung berinisiatif membawa korban ke Rumah Sakit Budi Setia Langowan. Namun setelah mendapat pertolongan dari tim medis, pukul 11.30 WITA, ayah lima anak ini akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
“Bersama korban ditemukan dua ekor ayam dan dua ekor itik hasil curian. Identitas rekan korban saat melakukan pencurian sampai saat ini belum diketahui. Korban memang sempat melakukan perlawanan hingga dikeroyok warga,” tutur Kapolsek Langowan AKP Dermanto Nasirun.
Dari penelusuran aparat kepolisian menurut Nasirun, Obing dan rekannya sebelum di desa Taraitak juga sudah melakukan aksi yang sama di desa Karumenga. “Saat ini sementara dalam tahap penyelidikan dan pengumpulan informasi dari saksi-saksi di TKP,” timpal Nasirun
Ia pun meminta agar masyarakat untuk tidak lagi melakukan aksi main hakim sendiri hingga berakibat jatuhnya korban jiwa. “Ada aparat berwajib yang mempunyai bertugas untuk mengadili pelaku bukan masyarakat,” pungkasnya. (ms)
Foto: Pelaku pencurian di Langowan jadi korban amuk massa. (Ist)



































