Harga Telur Ayam di Manado Naik 37 Persen


Manado, ME
Harga telur ayam di sentra perdagangan Kota Manado naik signifikan. Hingga sesi dagang pekan ini, harga telur tercatat melonjak 37 persen. Kenaikan harga telur tersebut ditengarai lantaran aksi borong yang terjadi saat perayaan Natal dan Tahun Baru disamping kenaikan harga pakan. Meski begitu, stok telur ayam tetap tak sulit dijumpai. Di Pasar Pinasungkulan Karombasan, harga telur ayam mengalami kenaikan hingga 10 persen untuk per baki (isi 30 butir). Untuk ukuran kecil yang biasanya dijual seharga Rp 27 ribu naik menjadi Rp 37 ribu per baki. Sedangkan untuk ukuran sedang dari Rp 29 ribu per baki jadi Rp 39 ribu per baki dan telur ukuran super naik dari harga normal Rp 31 ribu menjadi Rp 41 ribu per baki.
Gustav Karinda, pedagang di Pasar Pinasungkulan, mengatakan, kenaikan harga telur ini akibat harga pakan yang cenderung naik dua kali lipat dari harga normal. "Karena masalah pakan mahal seperti, jagung dari Rp 2500 jadi Rp 5500 per kilogram. Sedangkan sekam dari Rp 2000 jadi Rp 4000 per kilogram," jelasnya.
Untuk menetralisasi harga katanya, perlu ada kontrol dari pemerintah karena kenaikan harga telur bisa mempengaruhi inflasi. Katanya, saat ini, stok telur di Sulut sangat kurang hingga diperlukan pasokan luar daerah, seperti Surabaya dan Makassar. (ms)

 

Foto: Pasca Natal dan Tahun Baru, harga telur ayam di pasaran Manado melonjak drastis. (Ist)

 



Sponsors

Sponsors