Awal 2013, Sulut Ekspor 52 Ton Tepung Kelapa ke Brazil


Manado, ME
Brazil menjadi negara Amerika Selatan pertama pembeli komoditas tepung kelapa Sulawesi Utara pada awal 2013. Total 52 ton tepung yang diekspor ke negara penghasil kopi itu sukses menyedot devisa sebesar 57.200 dolar. Diharapkan, selain Brazil akan ada negara lain yang menjadi peminat tepung kelapa asal Sulut.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Sanny Parengkuan mengatakan, ekspor tepung kelapa ke Brazil tak lepas dari tingginya permintaan dari negara penghasil pesepakbola ternama dunia itu. Brazil kata dia, merupakan salah satu negara peminat terbesar tepung kelapa Sulut.
“Brazil merupakan pasar potensial tepung kelapa Sulut. Dan akan terus digenjot pada tahun 2013 ini. Permintaan masyarakat di negara Amerika Selatan itu menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Komoditas tepung kelapa merupakan salah satu produk turunan kelapa yang mampu berkembang pasarnya di beberapa negara," ujar Parengkuan.
Sementara, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Disperindag Sulut, Hanny Wajong mengatakan, tepung kelapa Sulut semakin diakui sebagai salah satu bahan pangan masyarakat di beberapa negara.  Tepung kelapa, merupakan produk hasil pengolahan lebih lanjut dari daging buah segar, yang kemudian melalui proses produksi pabrikan dihasilkan komoditas bernilai ekonomis tinggi. Sedikitnya terdapat enam pabrik produsen tepung kelapa di Sulut saat ini yang kesemuanya telah merambah pasar ekspor ke berbagai negara di dunia. (ms)

Foto: Tepung kelapa Sulut menjadi salah satu produk olahan kelapa yang potensial meraup devisa dari pasar ekspor. (Ist)

 



Sponsors

Sponsors