Kawilarang: Jangan Gadaikan Minahasa Dengan Beras Bulog
Diduga Sindir Kubu JWS-Ivansa
Tondano, ME
Tensi politik di Minahasa, jelang hari H Pemilukada, 12 Desember 2012 kian memanas. Perang urat saraf antar sesama tim sukses meruncing tajam. Saling sindir dan kritik mencuat ke permukaan. Manuver pasangan calon yang ditengarai mendompleng program pemerintah untuk mencuri hati masyarakat diduga jadi pemicunya.
Teranyar datang dari Ketua tim pemenangan pasangan Careig Naichel Runtu – Denny Jonly Tombeng (CNR-DJT), Edwin Kawilarang. Salah satu legislator senayan itu, secara tegas menyindir aksi pembagian beras Bulog yang disinyalir getol dilakukan tim sukses pasangan calon tertentu. Sindiran itu terkesan mengarah ke pasangan Jantje Wowiling Sajow-Ivan Sarundajang (JWS-Ivansa). Mengingat saat ini, tim pemenangan dari pasangan yang diusung PDIP diduga sedang gencar membagi beras kepada masyarakat.
“Saat ini banyak beras Bulog yang dibagi – bagikan kepada masyarakat. Kita jangan terpengaruh dengan beras kualitas rendah lantas salah memilih pemimpin,” lugas Kawilarang kala membawakan sambutan dalam acara pelantikan pengurus cabang FKPPI di gedung BPU Tondano Minahasa.
Ia pun menghimbau masyarakat Minahasa untuk berfikiran jernih dalam memilih calon bupati serta tidak terpengaruh dengan beras Bulog yang saat ini gencar dibagi kepada masyarakat. “Jangan gadaikan masa depan tanah Minahasa dengan beras Bulog,” timpalnya lagi
Lanjut Kawilarang, untuk membangun tanah Minahasa, diperlukan pemimpin bersih yang mempunyai visi dan misi jelas untuk membangun serta mengsejahterakan masyarakat. “Sebab kalau salah memilih pemimpin, masyarakat akan menderita 5 tahun kedepan,” simpulnya.(joel polutu)
foto: Edwin Kawilarang.(ist)



































