Kasus Narkoba di Minahasa Minim


TONDANO, ME : Dibandingkan dengan daerah-daerah lain, peredaran obat-obatan terlarang jenis narkoba di daerah Minahasa ternyata sangat minim. Hal itu dibuktikan dengan sangat sedikitnya kasus penangkapan penyalahgunaan narkoba yang ditangani oleh Polres Minahasa.

Kepala Satuan Narkoba Polres Minahasa, AKP Christian Manangkoda kepada ManadoExpress.com, mengungkapkan, dalam kurun waktu 7 tahun terakhir ini, tercatat hanya ada satu kasus pelanggaran narkoba yang terjadi di daerah Minahasa.

“Tersangka kasus narkoba yang terakhir ditangani Polres Minahasa terjadi pada tahun 2007 silam. Tersangka dijerat dengan kasus pengedaran dan penggunaan narkoba jenis shabu. Setelah itu belum ditemukan adanya kasus pengedaran dan penggunaan narkoba di daerah ini,” terang Manangkoda.

Minimnya kasus narkoba di Minahasa menurut dia, bukan dikarenakan kelalaian dari aparat kepolisian dalam mengungkap kasus-kasus tersebut. Faktor minimnya tempat-tempat hiburan malam di daerah Minahasa menurut dia merupakan salah satu alasan minimnya peredaran narkoba di daerah ini.

“Narkoba memang sangat lekat dengan dunia gemerlap malam. Makanya transaksi narkoba biasa dilakukan ditempat-tempat hiburan malam seperti diskotik dan semacamnya. Namun tempat-tempat seperti itu memang sangat kurang di daerah Minahasa. Kalaupun ada warga Minahasa yang tertangkap karena kasus narkoba, biasanya itu terjadi di luar daerah Minahasa,” kata dia.

Kendati begitu, minimya kasus narkoba di Minahasa tak membuat aparat kepolisian lengah. Diakuinya bahwa pihaknya tetap terus melakukan pengawasan serta mengantisipasi masuknya barang haram tersebut di daerah Minahasa, salah satunya dengan menggelar razia rutin.

"Selain itu kami tetap terus melakukan koordinasi dengan setiap Polsek di kecamatan serta jaringan informasi yang tersebar di pelosok daerah Minahasa agar dapat mengungkap dan menumpas peredaran narkoba di daerah ini ," tegasnya.

Selain itu dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman peredaran narkotika di daerah ini serta bekerjasama dengan aparat kepolisisan. "Masyarakat diharapkan untuk dapat bersama-sama melakukan upaya antisipasi. Jika menemukan gerak gerik yang mencurigakan atau adanya indikasi peredaran narkoba, segera laporkan untuk kami tindak-lanjuti," tandasnya. (Jeksen Kewas)

Foto : Ilustrasi



Sponsors

Sponsors