Bupati Boltim Pimpin Rakornas Apkasi-Apeksi di Jakarta


JAKARTA,ME : Setelah menghadiri rakornas pemantapan pemilu Presiden dan Wakil Presiden di Sentul Bogor Selasa (03/06/2014) kemarin yang dibuka langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (04/06/2014) hari ini, Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Lanjar menjadi pembicara dalam seminar nasional dalam rangka menyikapi Deklarasi Bupati dan Walikota Seluruh Indonesia tentang Kepemimpinan Nasional pada Rakornas APKASI-APEKSI yang berlangsung di Hotel Grand Sahid Jakarta, dimulai pukul 10:00 WIB, pagi tadi.

Prof.DR Riyas Rasyid dan DR Siti Nurbaya hadir pula sebagai Pembanding dalam kegiatan seminar tersebut.

Bupati Boltim Sehan Lanjar atau yang akrab pula di sapa Eyang tampil sebagai pembicara mendampingi Ketua APKASI (Asosiasi pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) Irsan Noor dalam seminar mewakili Bupati se-Indonesia. Sedangkan Walikota Manado, GSV Lumentut yang merupakan pula Ketua APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia), turut tampil pula sebagai pembicara, mewakili Walikota se-Indonesia.

Dalam penyampaiannya, Eyang mengatakan, APKASI berkepentingan dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden karena merupakan moment penting di dalam menentukan siapa pemimpin yang akan menjalankan roda pemerintahan dan nasib bangsa ke depan nanti dengan lebih baik lagi.

"Kita butuh presiden yang berkarakter, yang mampu berkomunikasi dengan masyarakat Indonesia maupun masyarakat internasional dan memahami betul kebutuhan rakyat hingga di daerah," kata Eyang.

Diketahui bahwa pada 12 September 2013  silam, pada Rakornis (Rapat Koordinasi Teknis) APKASI dan APEKSI yang dihadiri  510 Bupati dan Walikota se-Indonesia,  menghasilkan tujuh keputusan penting tentang calon pemimpin nasional yang baik dan pro-rakyat. Tujuh keputusan  itu terdiri dari;

Pertama, pemimpin nasional harus memiliki karakter seorang negarawan yang visioner dalam membangun bangsa, khususnya melindungi bangsa serta mencapai kesejahteraan yang berkeadilan.

Kedua, memiliki karakter daya tanggap atau respon cepat dalam menangani berbagai masalah dan tuntutan masyarakat.

Ketiga, mampu mengarahkan masyarakat agar bekerjasama untuk mencapai tujuan pembangunan, berupa manfaat segenap potensi bangsa dalam bentuk koordinasi, keter-paduan, dan kebersamaan.

Keempat, mampu menciptakan rasa aman dan perlindungan hak-hak asasi warga sebagai bangsa yang bermartabat.

Kelima, mampu membuat keputusan dan kebijakan tegas dan pasti di tengah dinamika politik, hukum dan ekonomi bagi masyarakat.

Keenam, mampu menjaga keutuhan, integritas, kedaulatan, kemandirian dan martabat bangsa di kancah pergaulan internasional.

Ketujuh, mampu menggelar dan mengendalikan sistem manajemen nasional dari pusat ke daerah.(Rahman)

Foto: Tampak Tengah Bupati Boltim jadi pembicara diseminar Deklarasi



Sponsors

Sponsors