WCRC, 130 Negara Diundang
MANADO, ME : Sedikitnya 130 negara diundang untuk menghadiri World Coral Reef Conference (WCRC) atau Konferensi Terumbu Karang Dunia yang akan berlangsung di Manado, Sulawesi Utara, pada 14 hingga 17 Mei. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 negara menyatakan bersedia hadir. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan membuka konferensi tersebut.
"Sekitar 30 negara telah bersedia hadir dengan membawa pakar kelautan dan lingkungan serta terumbu karang," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut, Ronald Sorongan, Senin (28/4/2014) di Manado.
Konferensi Terumbu Karang akan dipusatkan di Gran Kawanua Manado dengan kapasitas 5.000 orang. Selama konferensi para peserta akan membahas mesalah terumbu karang di dunia, terutama di Indonesia dan lima negara tetangga lainnya, yakni Malaysia, Timor Leste, Filipina, Kepulauan Salomon, dan Papua Nugini.
"Isu kerusakan terumbu karang menjadi perhatian para pakar, karena itu banyak yang akan datang," kata Sorongan.
Sementara itu, pakar kelautan dan perikanan dari Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Sam Ratulangi Manado, Deasy Mantiri DEA berharap pemerintah dan semua pihak terkait lebih serius menjaga dan melindungi terumbu karang.
Data yang ada menunjukkan kerusakan terumbu karang banyak terjadi karena adanya penangkapan ikan dengan mengunakan bom, serta aktivitas warga dengan perahu di kawasan terumbu karang.
"Konferensi Terumbu Karang ini tepat dan sangat baik, karena kita harus mencari solusi bersama bagaimana agar terumbu karang tetap terjaga dan dilindungi," katanya.(b1)



































