Warga Tomohon Kembali Mengeluh
Penyaluran Bantuan Air Terhenti
Tomohon,ME
Antisipasi yang dilakukan oleh Perusahaan Daerah Air Minum(PDAM) Kota Tomohon dalam mengatasi kekurangan air bersih di hampir seluruh kelurahan, dengan menyalurkan air melalui tanki air bersih ke masyarakat, sepekan belakangan ini terhenti.
Hal ini membuat warga Tomohon kembali bersuara tentang terganggunya aktifitasnya setiap hari. Warga mengaku sangat kerepotan setiap kali harus bergegas untuk memulai pekerjaan di pagi hari.
Ferry Pangkey, warga Kelurahan Kakaskasen II mengatakan, sudah beberapa hari ini mulai terlambat lagi ke tempat kerja lantaran masalah air bersih.
"Sudah beberapa hari ini saya mulai terlambat lagi masuk kantor, soalnya pasokan air yang dikirim PDAM pekan lalu sudah habis sama sekali. Untuk memasak, air mineral galon jadi pilihan kami," keluhnya.
Hal serupa disampaikan Merry Pontoh, warga Kakaskasen I, yang mengatakan mereka harus membeli air yang dijual warga yang keliling kompleks.
"Jujur pasokan air dari PDAM 3 kali dalam seminggu saja tidak cukup memenuhi kebutuhan keluarga kami. Sekarang, kami harus membeli air dengan harga yang lumayan tinggi. Tapi apa boleh buat, daripada baju kotor menumpuk, kebersihan dan kesehatan keluarga terganggu dan tidak masak," ungkapnya.
Pihak PDAM lewat tim penyalur air, James Kapoh saat ditemui Kamis (22/11) mengatakan, penyaluran ini memang dilakukan bergilir jadi ada waktunya satu daerah yang jadi jarang dikunjungi.
"Ada orang lapangan yang melakukan pengecekan di setiap wilayah, kami cuma terima pesan dari mereka. Untuk sekarang ada 4 armada yang beroperasi di wilayah Utara, bulan lalu wilayah Barat sesuai yang dijadwalkan. Jadi kalau ada tangki yang lewat langsung dicegat. Pasti kami akan membantu," tegasnya. (tr-03)



































