Tak Didukung Paman, Caleg Mengamuk
MODAYAG, ME : Pemilu 9 April yang tinggal 8 hari lagi dilaksanakan, tak pelak membuat hawa persaingan antar pendukung mulai menegang dan panas hingga memicu perseteruan.
Seperti yang terjadi di Dapil I Kecamatan Modayag Bersatu Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Seorang Caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) berinisial MM, mengamuk di rumah pamannya sendiri yang berinisial SM. Parahnya lagi, oknum yang mengamuk ini masih tercatat sebagai Anggota DPRD Boltim.
Dugaan mencuat, mengamuknya MM di rumah pamannya dikarenakan sang paman tidak mendukung pencalegan MM untuk maju kembali merebut kursi di DPRD.
Sebagaimana dituturkan kembali oleh Udel Simbala, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri (Kabid Poldagri) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Boltim, setelah mendengar penuturan SM, bahwa MM mendatangi rumah pamanya berinisial SM tanpa terlebih dahulu menanyakan pokok persoalan.
“Saat menemui pamannya, MM tidak menanyakan ujung pangkal persoalan terkait dukung-mendukung caleg, tapi langsung mengamuk dan membanting pintu depan rumah pamannya yang sontak kaget dengan perlakuan itu,” kata Udel menuturkan kembali perkataan SM kepada wartawan.
SM sendiri sudah terlebih dahulu mengira bahwa perbuatan MM itu terhadap dirinya karena mungkin MM sudah tahu kalau SM sudah tidak mendukung pencalegan MM.
Disampaikan pula oleh Udel bahwa alasan SM tidak lagi mendukung MM, karena dirinya enggan mendungkung Caleg yang diduga sudah pernah terlibat kasus dugaan korupsi.
Dituturkan bahwa, apabila SM mendukung MM kemudian MM berhasil duduk kembali di kursi DPRD Boltim kemudian dugaan kasus korupsi terangkat lagi dan menyebabkan MM di penjara, maka akan sia-sialah suara dan dukungan yang diberikan terhadap MM.
“Jadi lebih baik mendukung caleg lain yang belum terlibat kasus apapun, supaya suara kami tidak rugi,” ungkap SM yang dituturkan kembali oleh udel Simbala. (Rahman)



































