BP4K Kekurangan Tenaga Penyuluh
AMURANG, ME : Kekurangan tenaga penyuluh bukan berarti program tidak jalan. Itulah yang saat ini yang dialami Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
"Seharusnya setiap Desa maupun Kelurahan harus memiliki satu penyuluh," kata Sekretaris BP4K Minsel, Sonny Poli, Rabu (19/3/2014).
Diungkapkannya, saat ini Minsel masih kekurangan 73 tenaga penyuluh dengan rincian, tenaga penyuluh pertanian, kehutanan dan perikanan.
"Yang ada sekarang hanya 104 penyuluh rinciannya, penyuluh Pertanian 86, Kehutanan 6 dan Perikanan 12 orang," jelas Poli.
Meskipun belum memenuhi kebutuhan setiap Desa maupun kelurahan, namun pihaknya terus berupaya dengan memberdayakan tenaga penyuluh yang ada.
"Setidaknya saat ini untuk satu penyuluh melakukan tugas penyuluhan dibeberapa Desa dan Kelurahan," ujar mantan Kepala KPPTSP Minsel ini.
Selanjutnya, dia menambahkan untuk merekrut tenaga penyuluh membutuhkan anggaran. Kekurang anggaran menjadi salah satu pertimbangan mereka belum melakukan penambahan tenaga penyuluh.
"Dalam Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) kami telah usulkan 2 miliar namun oleh TPAD dan Banggar hanya ditetapkan Rp. 973.944.000. Dengan keluarnya anggaran tersebut maka yang menjadi perhatian hanya program prioritas saja," tandasnya. (Jerry Sumarauw)



































