Batu dan Panah Berserakan di Kampus

Mahasiswa Unsrat Bentrok


MANADO : Mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) bentrok. Mereka terlibat perang batu dan panah. Ada juga yang membawa pisau.

 

Di lokasi bentrok, batu dari berbagai ukuran terlihat berserakan di jalan, Rabu (5/3/2014) sore. Juga terlihat beberapa anak panah wayer.

 

Dua mahasiswa diciduk karena diduga sebagai dalang terjadinya bentrok. HP alias Hesky (21), mahasiswa Fakultas Hukum semester 8, kedapatan membawa pisau. Sementara SN alias Sever (21) mahasiswa FISIP semester 4, tertangkap sedang melakukan perusakan kendaraan bermotor. Keduanya kini diamankan ke Mapolresta Manado.

 

Saat ini, sekitar 450 personel kepolisian dari Polda Sulut, Polresta Manado dan jajaran berjaga-jaga untuk menghindari bentrok susulan.

 

Bentrok berujung pada pembakaran Fakultas Teknik. Ada 3 bangunan berlantai 2 yang terbakar, yakni tempat perkuliahan Jurusan Teknik Elektro dan Arsitektur. 

 

Diduga, bentrok berawal dari aksi mahasiswa Fakultas Kedokteran yang menurunkan dekannya, Ralf Kairupan yang dilantik Rektor Donald Rumokoy. Setelah dekan lengser, demo mahasiswa berlanjut menurunkan rektor. Dua hari lalu, Mendikbud Muhammad Nuh menunjuk Wamen Mendikbud, Musliar Kasim sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat mulai Selasa (4/3/2014).(detik)



Sponsors

Sponsors