KNPI Sulut Siapkan 5000 Relawan Pengawas Pemilu
AMURANG, ME : Menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 9 April 2014, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulut, merekrut tenaga sukarela dikalangan pemuda dan mahasiswa.
Hal ini sebagai tindaklanjut kerjasama Bawaslu Pusat dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI Pusat, untuk tergabung dalam Gerakan Sejuta Relawan Pengawas Pemilu.
"Sesuai keputusan, kami akan menjalankan petunjuk dari DPP KNPI sebagai tindaklanjut surat kerjasama dengan Bawaslu Pusat, untuk merekrut relawan pengawas pemilu," ujar Ketua DPD KNPI Sulut, Jackson Kumaat, Rabu (26/2/2014).
Ia mengatakan, sebagai bentuk dukungan mereka telah merekrut 5000 relawan, untuk melakukan pengawasan Pemilu di seluruh Kabupaten Kota yang ada di Sulut.
"Kami mendukung program DPP untuk membantu kerja Panwaslu dalam pengawasan agar tahapan Pemilu berjalan dengan baik. Ini merupakan amanat DPP KNPI dan Bawaslu Pusat yang harus ditindaklanjuti," kata Jacko, sapaan akrab Ketua KNPI ini.
Rencananya, sebanyak 850 relawan Kabupaten Minahasa Selatan akan dilantik 5 Maret bulan depan.
"Minsel akan menjadi pilot project di Sulut. 850 relawan akan dilantik pada 5 Maret nanti dan itu adalah bagian dari 5000 relawan se Sulut," terangnya.
Didampingi pengurus Panwaslu Minsel, Ia menambahkan, untuk mewujudkan program tersebut, pihaknya memberdayakan seluruh anggota KNPI, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan OKP yang ada di Sulut.
"Relawan yang direkrut ini sukarela tidak digaji. Ini bentuk tanggung jawab dan respon kita terhadap pelaksanaan Pemilu dan juga salah satu tugas KNPI untuk mengurangi golput," pungkasnya. (Jerry Sumarauw)
Foto : Ketua DPD KNPI Sulut, Jackson Kumaat, didampingi pengurus Panwaslu Minsel.



































