SMP Daerah Kotabunan Butuh Guru TIK
TUTUYAN, ME : Sekolah Menengah Pertama (SMP) Daerah yang berkedudukan di Desa Bulawan Kecamatan Kotabunan sangat membutuhkan tenaga guru bidang Teknologi Informasi dan kemunikasi (TIK).
Kepala Sekolah SMP Daerah Bulawan Lutfi Bazmul kepada wartawan mengatakan bahwa, sekolahnya mendapat bantuan 19 unit computer dari Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) namun belum bisa di operasikan. Alasannya, karena belum adanya tenaga guru khusus bidang Teknologi Informasi dan Kemunikasi.
"19 unit computer ini belum di eporasikan karena sekolah belum memiliki tenaga guru khusus di bidang TIK," beber Lutfi.
Lutfi menambahkan, sangat mengharapkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) agar sekolahnya yang dipimpinnya dapat ditempatkan tenaga guru jurusan TIK.
"Besar harapan saya agar pemda menempatkan tenaga guru TIK di sekolah, supaya siswa ini bisa mengenali program computer," harap Lutfi.
Kepala BKDD Boltim Darwis Lasabuda saat di konfirmasi menjelaskan, pada penempatan PNS nanti. Kata dia, akan memprioritaskan Sekolah-sekolah negeri, nanti sudah terisi sekolah negeri apa bila ada kelebihan tenaga guru TIK akan ditempatkan di Sekolah berstatus yayasan.
"Melihat minimnya tenaga guru TIK, jadi kami prioritaskan dulu sekolah negeri, jika sudah terisi dan masih ada kelebihan maka ditempatkan di sekolah-sekolah yayasan," jelasnya.
Disisi lain Darwis menambahkan. Dirinya, sangat berharap kepada kepala sekolah supaya memperjelas status tanah kedudukan sekolah agar masyarakat mengetahui apakah tanah tersebut milik pribadi atau hibah, juga segera mengalihkan status sekolah tersebut menjadi sekolah negeri.
"Kepsek harus memperjelas kepada pemerintah dan masyarakat mengenai status tanah sekolah itu, apakah milik pribadi atau hibah, dan segera sekolah tersebut dialihkan menjadi sekolah negeri, supaya pemerintah tidak tanggung-tanggung untuk memberikan bantuan kesekolah itu," tutupnya. (Rahman Igirisa).
Foto: Tampak 19 unit Computer yang masih diparkir.



































