Pembangunan Menara Alfa Omega perlu persetujuan Masyarakat


TOMOHON, ME : Kabar akan dimulainya proses tender proyek pembangunan Menara Alfa Omega di Kota Tomohon yang memakan nilai kurang lebih 7M, menuai kritik dari masyarakat.

 

Fischer M. Mangundap, SS Tokoh Pemuda & Ketua DPK LAKRI Kota Tomohon mengatakan, jika dasar pembangunan hanya untuk merubah wajah Kota Tomohon, sangat jauh dari harapan dan rasanya tidak sesuai. “Harus ada survey mendasar dari Pemerintah Kota,” katanya.

 

Menurutnya, sebenarnya ini merupakan momentum yang pas bagi pemerintah Kota untuk melibatkan masyarakat, paling tidak meminta kritik dan saran.

 

"Secara pribadi saya juga menolak jika pembangunan ini dilakukan, sudah banyak contoh fasilitas umum di bangun tanpa kajian, ujungnya bermuara pada terbengkalainya bangunan tersebut, sebut saja Taman Kota, Resting Area, Lampu Lalulintas, Halte Bus dan lain2, bukankah itu sudah menjadi bukti?,” ujarnya.

 

Jika pembangunan menara ini disusul dengan program yang jelas dari pemerintah Kota melalui dinas terkait yang pro rakyat, tentunya tidak ada alasan bagi masyarakat untuk menolak.

 

“Jika pembangunan tetap dilanjutkan dan kenyataan keberadaan Menara Alfa Omega tidak efektif, maka saya dan kalangan masyarakat akan menuntut pertanggungjawaban pemerintah Kota penjelasan ke arah mana pembangunan ini,” tutup Mangundap.(Herie Soriton)



Sponsors

Sponsors