Foto: Sulut mulai terancam aksi teroris. (foto:ils)
Teroris Poso Diduga Mulai Masuk Bolmong
Polisi Tingkatkan Penjagaan di Perbatasan
Kotamobagu, ME Tanda awas bagi Sulawesi Utara. Terduga teroris yang melakukan aksi teror di Poso Sulawesi Tengah, ditengarai kuat sudah mulai memasuki wilayah Bumi Nyiur Melambai. Para pelaku teror yang tengah diburu Tim Densus 88 Mabes Polri tersebut, dikabarkan sedang mengarah ke Bolaang Mongondow Raya.
Bocoran yang dirangkum, kelompok radikalisme itu, ditengarai lari ke wilayah Bolmong untuk bersembunyi. Namun gerakan, para terduga teroris itu dikabarkan telah tercium aparat kepolisian.
Kapolres Bolmong, AKBP Enggar Brotoseno SIK ketika dikonfirmasi manadoexpress.com, tak menampik dugaan adanya terduga teroris Poso yang disinyalir mulai masuk di kawasan Bolmong Raya. "Ya, saya mendapatkan info seperti itu (dugaan teroris poso masuk Bolmong,red),” ungkapnya.
Menyikapi ancaman itu, Enggar menyatakan pihaknya telah melakukan peningkatan pengawasan sekaligus penjagaan diwilayah perbatasan masuk ke Bolmong. Seperti di daerah Pinogaluman dan Posigadan. “Itu sebagai langkah antisipasi mencegah masuknya terduga teroris di Sulut, khususnya Bolmong. Semua pengendara serta warga dari arah Sulteng yang masuk daerah perbatasan akan diperiksa,” terangnya lagi.
Ia pun mengimbau seluruh rakyat Bolmong Raya untuk waspada dan pro aktif melaporkan kepada aparat kepolsian atau pemerintah setempat bila mendapati orang-orang yang tidak dikenal dengan gerak gerik mencurigakan yang masuk ke wilayah Bolmong Raya.
"Langsung infokan kepada kami di Polres dan Polsek yang dekat agar kami bisa mengantisipasinya," simpulnya.
Diketahui, selang 2 bulan terakhir warga Poso diperhadapkan dengan berbagai aksi teror. Mulai dari penembakan gelap terhadap warga sipil, aksi pemboman gereja dan pos polisi, pembunuhan aparat polisi, dan terakhir percobaan pembunuhan terhadap Kapolsek Poso Pesisir Utara, AKP Nicklas Karauwan. Sejumlah tersangka teroris sendiri telah dibekuk Densus 88. Namun aksi teror tak kunjung berhenti. Kuat dugaan, aksi teror itu dilakukan kelompok teroris Santoso. Teroris Santoso adalah buronan teroris paling dicari oleh Mabes Polri. Santoso diduga terlibat dalam aksi teror termasuk dalam aksi penembakan tiga anggota polisi di BCA Palu pada 25 Mei 2011 lalu. Santoso juga sempat memimpin pelatihan teroris di Poso.(yadi mokoagow)



































