Tiga Tahun, 60 Kasus DBD di Boltim
TUTUYAN, ME : Hasil evaluasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dalam tiga tahun terakhir, terdapat 60 penyakit demam berdara dengue (DBD), dengan rincian tahun 2012, 27 kasus, 2013 31 kasus dan hingga Februari 2014 ini sudah terdapat 2 kasus dan 5 suspek.
Untuk itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Eko Rujadi Marsidi mengajak jajarannya focus pada pencegahan penyakit tersebut. “Diutamakan 2 kasus dan 5 suspek yang terjadi di ibu kota Kabupaten,” kata Eko.
Jumat pekan kemarin Lanjut Eko, pihaknya sudah membagi 10 tim, untuk door to door di desa Tutuyan, melaksanakan pencegahan dengan cara kerja bakti untuk pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
“Setiap tim terdiri dari 4 orang. Hasilnya, tim mendapatkan tidak adanya saluran pembuangan air limbah (SPAL), kemudian air yang tergenang didispenser dan air dibelakang kulkas. Hampir disemua rumah warga terjadi demikian. Ini penyebab utama nyamuk aedes aegypti berkembang biak. Sehingga itu tim langsung memberikan penyuluhan tentang cara hidup sehat,” tutur Eko.
Selain itu kata Eko, pihaknya juga membuka pengobatan gratis di BPU Tutuyan. Sebanyak 47 pasien katanya yang berhasil dilayani.
“Saat itu ditemukan 1 suspek DBD, dan langsung ditangani oleh tim medis. Sehinggah itu diharapkan agar masyarakat giat membersihkan halamann rumah, serta menerapkan gerakan 3 M plus,” tutup mantan Kabag Humas itu. (Rahman Igirisa)
Foto: Kadis Kesehatan Boltim, Eko Marsidi.SKM.MM.



































