Polres Minahasa Gelar Simulasi Penanganan Kericuhan Pemilu


TONDANO, ME : Jajaran Kepolisian Resort Minahasa menggelar simulasi penanganan unjuk rasa (unras) di halaman Mapolres Minahasa, Jumat (07/02). Simulasi ini digelar untuk melatih penanganan aparat kepolisian terhadap aksi anarkisme para pengunjuk rasa serta mengantisipasi terjadinya kericuhan pada saat berlangsungnya Pemilu nanti.

 

Dalam simulasi ini, aparat kepolisian membentuk dua kelompok. Yang pertama adalah kelompok masa yang melakukan unjuk rasa, dimana sejumlah masa melakukan aksi protes dengan menolak hasil Pemilu serta meminta pelaksanaan Pemilu untuk di ulang kembali. Sementara kelompok kedua terdiri dari satuan Dalmas anti huru hara, Intelegen dan reserse kriminal yang kemudian menghalau masa dan kemudian masuk kedalam kerumunan masa untuk mengamankan provokasi.

 

Kapolres Minahasa AKBP Henny Posumah MM melalui Kabag Ops Kompol Novi Pikoli menjelaskan, aksi protes yang berlanjut pada kericuhan penolakan terhadap hasil Pemilu memang sering terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Untuk itulah diharapkan melalui simulasi ini, aparat Polres Minahasa sudah dipersiapkan untuk dapat menangani kondisi tersebut.

 

“Simulasi ini adalah langkah antisipasi pihak Polres Minahasa dalam menertibkan para demonstran di Pemilu nanti. Tujuan utamanya yaitu untuk meminimalisir bilamana terjadi hal-hal yang berujung pada tindakan anarkisme masa saat melakukan aksi unjuk rasa,” jelasnya. (Jeksen Kewas)



Sponsors

Sponsors