Ruas Jalan Wiau Lapi - Talaitad Memprihatinkan
Puluhan Tahun Tidak Diperbaiki
AMURANG, ME : Kondisi ruas jalan Desa Wiau Lapi, Wiau Lapi Barat, Talaitad dan Talaitad Utara sangat memprihatinkan. Jalan yang menghubungkan Kecamatan Tareran dan Suluun Tareran (Sultra) ini terdapat ratusan lubang besar.
Ratusan lubang mengangga menjadi pemandangan sehari-hari para penguna jalan ini. Kerusakan jalan ini sudah berlangsung puluhan tahun, namun hingga saat ini belum ada perhatian dari pemerintah.
"Terakhir kali jalan ini diaspal tahun 1989. Sudah 24 tahun jalan ini tidak diperbaiki pemerintah," ungkap, Detamor Weol, salah satu warga Desa Talaitad, kepada Manado Express.
Ia mengatakan, beberapa tahun lalu sudah pernah dilakukan pengukuran jalan oleh petugas dari kabupaten. Tapi setelah pengukuran tidak ada tindak lanjut dari pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut.
"Kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan, dan butuh perbaikan. Sudah dua kali diukur tapi hingga kini belum juga diperbaiki," sesalnya.
Selain rusak parah, ruas jalan yang sempit juga membuat para pengguna jalan ektra hati-hati saat melintas. Dari keterangan dirinya, sudah banyak kecelakaan terjadi karena kondisi yang berbahaya bagi para pengguna jalan. "Karena kondisi jalan sepert ini, ruas jalan ini sering terjadi kecelakaan," kata Detamor.
Ia menambahkan, perbaikan jalan pernah dilakukan warga dengan cara penambalan, namun itu tidak bertahan lama, karena hanya dikerjakan secara manual tidak memakai alat berat.
"Atas swadaya masyarakat, kami penah melakukan perbaikan penambalan jalan. Tapi tidak bertahan lama," ujarnya seraya berharap agar Pemkab segera memperbaiki jalan tersebut. (Jerry Sumarauw)
Foto : Ruas Jalan Tareran-Sulta yang menghubungkan 4 Desa Kondisinya sangat memprihatinkan



































