Pedagang Pernak-Pernik Imlek Marak


TONDANO, ME : Kendati perayaan Hari Raya Imlek akan berlangsung pada dua hari ke depan, namun suasana kental khas Imlek sudah mulai terasa. Suasana seperti itu dapat dirasakan dibeberapa tempat misalnya di pusat-pusat pertokoan hingga pasar tradisional. Hal ini disebabkan berbagai pernak-pernik imlek mulai marak dijajakan para pedagang.

 

Yamin,salah seorang pedagang pernak-pernik Imlek di pasar tradisional Tondano mengatakan, dirinya sudah mulai berjualan pernak-pernik Imlek sejak Senin (27/1) kemarin. Adapun jenis pernak-pernik yang dijualnya pun beragam, mulai dari bungan sakura (mihua), angpau, hingga pernak-pernik dan ornamen dengan corak khas Imlek semisal lampion.

 

”Yang paling laris di beli yaitu lampion dan meihua. Soal harganya beragam. Ada yang di jual mulai dari Rp 10 ribuan hingga Rp 50 ribuan. Tergantung dari jenis barangnya,” ujarnya.

 

Sementara itu Chenli, salah seorang pembeli yang di temui ManadoExpress.com di pusat pertokoan Tondano mengatakan, kebiasaan setiap Hari Raya Imlek, dirinya selalu membeli Meihua dan lampion untuk di pajang di rumahnya. Untuk warna pilihannya, dirinya mengaku bisa apa saja yang penting sesuai dengan corak di rumahnya.

 

“Kalau lampion yang pasti seperti warna khasnya yang bercorak merah. Tapi kalau meihua bisa apa saja, tergantung penyesuaian dengan corak di rumah,” ungkapnya. (Jeksen Kewas)

 

Foto : Ilustrasi pedagang pernak-pernik Imlek.



Sponsors

Sponsors