Beringin Boltim Terancam Tumbang
TUTUYAN, ME : Status partai Golkar sebagai ‘juara bertahan’ di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada pemilu 2008 lalu, dikhawatirkan bisa direbut partai lain pada pemilu yang akan digelar 9 April nanti.
Pasalnya, hampir semua partai politik (Parpol) saat ini mengusung kader-kader terbaik, dengan ambisi dan strategi khusus agar bisa memenangi Pileg nanti.
“Kalau melihat sepak terjang partai Golkar di Boltim khususnya dan BMR pada umumnya, saya rasa sangat sulit bagi Golkar untuk bisa menang di Pileg, apalagi untuk mempertahankan kursi pimpinan dewan. Sebab, parpol-parpol seperti PAN, Hanura, Nasdem, dan PKB juga bakal tampil habis-habisan mengejar target menang,” ujar tokoh masyarakat Boltim, Jufri Gobel.
Menurut dia, meskipun caleg Golkar di dua daerah pemilihan (Dapil) dihuni oleh nama-nama tenar, tetapi katanya hal itu tidak bisa dijadikan jaminan. Alasannya kata dia, partai lain juga saat ini terus menunjukkan kesolidan. “Golkar disini (Boltim, red) masih solid, tetapi peluang mereka untuk bisa mempertahankan kursi Pimdekab sulit,” ungkapnya.
Terpisah, sekretaris DPD Golkar Boltim, Rukli Ginoga mengatakan, pihaknya masih yakin bisa berbicara banyak di Pileg. “Setiap partai peserta Pemilu pasti memiliki target masing-masing. Untuk kursi Pimdekab saya optimis masih bisa dipertahankan,” kata Rukli.
Rukli menambahkan, pihaknya tidak gentar dengan nama-nama popular dari caleg parpol lain. Semuanya kata Rukli memiliki peluang yang sama. “Nama-nama yang diusung Golkar semua bisa dan mampu bersaing dengan caleg lain. Saat Golkar focus untuk bagaimana mengharumkan nama baik partai, sehingga bisa diterima masyarakat,” tutur Rukli. (Rahman Igirisa)



































