Bank Bukopin Manado Minta Maaf Soal Kasir 'Main Mata'


MANADO : Manajemen Bank Bukopin Manado meminta maaf kepada warga terkait kejadian kurang mengenakkan yang menimpa Aca Yusuf, warga Taas, Kecamatan Tikala, Manado, saat melakukan transaksi penyetoran pada bank tersebut, Senin (27/1/2013).

 

Pemimpin Cabang Bank Bukopin Manado Andi Iwan CH, saat menerima beberapa wartawan di ruang kerjanya berjanji akan memperbaiki berbagai sistem pelayanan di instansinya, termasuk penanganan konflik.

 

"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Pak Aca. Kami akan berupaya melakukan pembenahan-pembenahan agar kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang kembali di waktu-waktu yang akan datang," kata dia yang didampingi beberapa petinggi bank, Senin (27/1/2014).

 

Dia menyampaikan terima kasih atas kritik dan saran yang disampaikan warga terhadap pelayanan di Bank yang dipimpinnya itu. Ia menyadari, nasabah adalah raja yang harus dinomorsatukan dalam hal bisnis perbankan dan kritik merupakan suatu hal yang akan membuat satu perusahaan menjadi besar.

 

Dia menegaskan, manajemen akan melakukan upaya-upaya pembinaan termasuk pelatihan-pelatihan demi meningkatkan kinerja karyawan. "Kami akan terus melakukan edukasi kepada karyawan kami," ucapnya lagi sembari menyatakan pentingnya budaya antre diterapkan.

 

Sebelumnya, Aca melakukan komplain atas pelayanan kasir di lembaga keuangan peraih service excellent dan ISO-9001 : 2008 kategori Recertification Report dari SGS Indonesia, ini. Komplain dilakukan menyusul kejadian tidak mengenakkan yang dialaminya saat melakukan penyetoran. 

 

Saat itu, menurut dia, kasir yang bertugas 'main mata' dengan nasabah lain yang kemudian nyelonong masuk tanpa mempedulikan orang lain yang sedang antre. "Padahal seharusnya saya terlebih dulu menerima pelayanan sesuai nomor antrean," terang Aca.(mdk)



Sponsors

Sponsors