JWS Bantah Danau Tondano Penyebab Banjir


TONDANO, ME : Informasi yang marak beredar belakangan ini bahwa bencana banjir bandang yang terjadi di Kota Manado diakibatkan oleh luapan Danau Tondano, di bantah tegas oleh Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi.

 

Menurut Sajow, untuk meluruskan informasi terkait bencana tanah longsor dan banjir di kota Manado, perlu diketahui bahwa di sekeliling Kota Manado mengalir empat sungai besar.

 

Pertama yaitu sungai dari danau Tondano, DAS Sawangan Airmadidi, yang melewati Kombos, Wenang Permai, Paal 2, dan masuk kota.

 

Kedua sungai Sario yang mengalir dari Gunung Mahawu melewati desa Koka, Citraland, pasar Karombasan, PLN/Sario, Mantos, dan menuju pantai.

 

Ketiga sungai Saluhesem yang mengalir dari Gunung Mahawu melewati Kembes, Koka, Kamangta, Sawangan (Tombulu) masuk Perkamil, Banjer, Tikala, jembatan Miangas, dan seterusnya.

 

Keempat yaitu sungai Bahu/Malalayang yang juga mengalir dari bawah gunung Mahawu kemudian melewati antara Desa Kali dan Koka, jembatan Pineleng (patung Imam bonjol), masuk Manado arah Bahu dan terus ke pantai.

 

“Jadi ada informasi berkembang bahwa pintu air di Tonsea Lama yang dibuka, itu sama sekalu tidak benar. Sejak bencana banjir dan tanah longsor tanggal 15 Januari lalu sampai sekarang, Danau Tondano tidak ada peningkatan debit air dan tidak meluap. Airnya normal,” tegas JWS sapaan akrab Bupati Minahasa ini. (Jeksen Kewas)



Sponsors

Sponsors