Kapolres Bolmong Akui Terima Informasi Teroris Poso Incar Sulut
Pengawasan Perbatasan Diperketat
Kotamobagu, ME
Kepala Kepolisian Resor (Kapolers) Bolaang Mongondow (Bolmong), AKBP Enggar Brotoseno mengaku menerima informasi jika jaringan teroris yang beroperasi di wilayah Poso Sulawesi Tengah kini mengincar Sulut. Atas informasi tersebut, Enggar pun langsung pasang kuda-kuda. Pihaknya kini memperketat pengawasan khususnya di wilayah perbatasan.
"Saya dapatkan info seperti itu. Jadi untuk mengantisipasinya kami akan melakukan penjagaan di daerah perbatasan seperti di Pinogaluman dan Posigadan," ungkap Enggar kepada manadoexpress.com, Jumat (16/11).
Dalam kesempatan itu, Enggar juga meminta kepada seluruh masyarakat di wilayah Bolaang Mongondow Raya untuk ikut mengawasi situasi di wilayah masing-masing. Ia meminta agar masyarakat proaktif melaporkan orang-orang yang tidak dikenal dengan gerak-gerik mencurigakan yang masuk ke wilayah Bolmong Raya. "Langsung infokan kepada kami di Polres dan Polsek terdekat agar bisa langsung diantisipasi," kata Enggar.
Wilayah Bolaang Mongondow sendiri merupakan akses utama masuk Sulut dari Poso melalui jalur darat. Jaringan teroris Poso sendiri ditengarai kerap menjadikan Sulut sebagai daerah transit, baik dari jalur darat maupun jalur laut. Nassir Abas, mantan pentolan Jemaah Islamiyah yang juga sempat masuk dalam jaringan teroris internasional sempat mengemukakan pernyataan mengejutkan terkait vitalnya Sulut bagi jaringan teroris Indonesia. ”Manado dalam kacamata kami harus diamankan karena lokasi ini adalah jalur transit yang sangat strategis,” kata Nassir, saat menjadi salah satu pemateri dalam sosialisasi penanggulangan terorisme yang dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) September lalu. (yadi mokoagow)
Foto: Kapolres Bolmong, AKBP Enggar Brotoseno SIK. (me/yadi mokoagow)



































