Pencairan Bansos P2KP Tunggu Hasil Evaluasi


AMURANG, ME : Bantuan sosial (Bansos) Percepatan Peranekaragaman Komsumsi Pangan (P2KP) dari Kementerian Pertanian dan Badan Ketahanan Pangan untuk kelompok perempuan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) proses pencairannya tersendat.

 

"Kami belum bisa memberi rekomendasi pencairan untuk kelompok, karena masih akan dilakukan monitoring dan evaluasi ke setiap kelompok apa-apa yang sudah mereka buat," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Minsel, Effendy Tandypayung, diruang kerjanya Rabu (22/1/2014).

 

Ia mengungkapkan, sebenarnya uang tersebut sudah ada di rekening masing-masing kelompok. Namun belum bisa dicairkan karena terlebih dahulu harus ada rekomendasi dari Kantor Badan Ketahanan Pangan.

 

"Keterlambatan ini sebenarnya disebabkan lambatnya setiap kelompok dalam memasukan laporan. Semua tergantung ketua dan bendahara," ungkap Tandypayung.

 

Ia menjelaskan, untuk Minsel ada 13 kelompok yang mendapat bansos tersebut. Setiap kelompok mendapat dana bantuan sebesar Rp 47 juta dengan tiga kali pencairan.

 

"Untuk Minsel hanya 13 kelompok saja yang mendapat bantuan ini. Setiap kelompok terdiri dari 20 sampai 30 anggota," jelasnya.

 

"Bantuan ini diberikan ke setiap kelompok untuk dibelikan bibit tanaman dengan memanfaatkan pekarangan rumah," kunci Tandypayung. (Jerry Sumarauw)



Sponsors

Sponsors