Pasca Banjir, 4 Rumah Terbakar
MANADO : Dalam sehari, 4 rumah terbakar di Manado, Senin (20/1). Satu rumah di antaranya adalah rumah yang sempat diterjang banjir bandang.
Rita Tinangon (34), warga Kelurahan Perkamil Lingkungan II Kecamatan Paal Dua, tidak menyangka rumah ayahnya yang ditinggali bersama kakaknya dan belum selesai dibersihkan, kini terbakar.
"Saya lagi di tempat pengungsian untuk mandi dan makan. Tiba-tiba ada tetangga bilang rumah kami terbakar," tuturnya, Senin (20/1/2014) malam.
Rita mengatakan, sejak pagi keluarga dan kerabat berdatangan membantu bersih-bersih rumah. Jelang malam kerabatnya kembali pulang, sedangkan dia dan keluarganya pergi ke tempat pengungsian. "Kami sempat pasang lilin, tapi sudah dipadamkan karena akan ditinggal mandi dan makan," imbuhnya.
Api dengan cepat membesar dan sempat merembet ke rumah disamping milik keluarga Wicay Mandolang. Namun dengan cepat petugas pemadam kebakaran yang menurunkan 5 armada dengan cepat menjinakkan api.
Kapolsek Tikala AKP Kilion Landangkasiang di lokasi kejadian mengatakan dugaan kebakaran berasal dari lilin. "Ini masih dugaan saja, kami masih mencocokkan keterangan pemilik rumah dan saksi," terangnya.
Sebelumnya, rumah milik keluarga Hala–Monoarfa di Kelurahan Malalayang Dua Lingkungan II Kecamatan Malalayang, juga terbakar sekitar pukul 07.00 WITA. Api juga sempat membakar sebagian rumah keluarga Adila-Lang yang berdampingan.
Api di rumah yang dijadikan tempat penyimpanan premium eceran itu, kemudian berhasil dipadamkan petugas yang menurunkan 2 unit damkar milik Pemkot Manado, satu jam kemudian.
Masih dihari yang sama, kebakaran kembali terjadi di rumahnya keluarga Besouw-Aring di Kelurahan Malalayang Satu Timur Lingkungan IV Kecamatan Malalayang, sekitar pukul 15.45 WITA.
Saat itu, Siska Aring (54) ibu pemilik rumah meninggalkan rumah untuk pergi membayar tagihan listrik. Hanya ada anak perempuannya di rumah karena sedang tidur. Beruntung anaknya yang masih duduk di bangku SMA berhasil selamat setelah tetangga membangunkannya agar menyelamatkan diri.(dtc)



































