Bupati Instruksikan Layanan Kesehatan
Penyakit Ancam Korban Bencana
AMURANG, ME : Bencana alam yang menerjang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) memang telah lewat, namun masalah tidak berhenti begitu saja. Pasalnya wabah penyakit mulai menghantui korban bencana. Para korban bencana ini terancam kena wabah penyakit.
Mengantisipasi masalah ini, Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu, langsung mengintruksikan para dokter dan perawat untuk segera memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga yang terkena bencana.
"Saya sudah instruksikan agar Dinas Kesehatan mengerahkan seluruh tenaga dokter dan perawat untuk turun ke lokasi bencana," ujar Tetty sapaan akrab bupati, kepada wartawan, Sabtu (18/1/2014).
Ia menyatakan, pasca bencana yang melanda 18 Desa di Minsel, sangat berdampak pada kesehatan warga. "Lingkungan tempat tinggal kotor, bisa picu terjadinya berbagai penyakit. Peran dokter dan perawat dalam situasi seperti ini sangat dibutuhkan," kata Tetty.
Ia menghimbau, jika ada warga korban bencana yang sakit, agar segera melapor ke petugas kesehatan setempat. "Saya ingin korban bencana mendapat pelayanan kesehatan prima. Jika ada korban bencana yang sakit segera dibawah ke pos kesehatan setempat untuk mendapatkan perawatan," tandasnya.
Terpisah, Kadis Kesehatan Minsel, dr Ternie Paruntu mengatakan, sesuai instruksi bupati, dokter dan perawat di setiap puskesmas sudah diturunkan ke lapangan untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan warga korban bencana pasca banjir.
"Dokter dan perawat sudah diperintahkan untuk selalu siap dilokasi bencana karena ada warga korban bencana yang sedang dalam perawatan karena sakit, dan ada juga yang mengalami kecelakaan saat musibah," katanya. (Jerry Sumarauw)
Foto : Bupati saat memantau salah satu lokasi longsor di Minsel.(Ist)



































