Jalan Penghubung Tareran-Kawangkoan Nyaris Putus


TARERAN, ME : Ruas jalan yang menghubungkan dua Kecamatan yakni Tareran dan Kawangkoan nyaris putus akibat diguyur hujan Rabu (15/1/2014) lalu.

 

"Sekitar pukul 09:15 Wita Rabu lalu, ketika sedang bekerja, tiba-tiba terdengar suara seperti gemuruh. Saat lihat kedepan jalan, tanggulnya sudah ambruk terbawah longsor," ujar Danny Assa, warga Desa Rumoong Bawah Kecamatan Tareran, Sabtu (18/1/2014).

 

Dari pantauan Manado Express, jalan yang juga merupakan jalan penghubung Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dan Minahasa ini kondisinya sangat berbahaya untuk di lintasi kendaraan apalagi kendaraan besar, karena posisi ambruknya tanggul persis di tikungan jalan, ditambah kedalaman jurang mencapai 10 meter. "Beruntung saat longsor tidak ada kendaraan yang melintas," jelasnya.

 

Ia mengatakan, penyebab ambruknya tanggul karena tersendatnya gorong-gorong oleh tumpukan sampah serta galian telkom. "Waktu lalu sebelum ada galian telkom tanggul tersebut tetap kuat, meskipun hujan lebat. Tapi setelah ada bekas galian tanggulnya ambruk," jelasnya lagi.

 

Ia berharap pemerintah melalui instansi terkait segera mempebaiki jalan tersebut. "Semoga tanggul ini segera diperbaiki agar tidak memperbesar longsoran," harapnya.

 

"Untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, tempat tersebut kami pasang tanda peringatan," tambah Assa. (Jerry Sumarauw)

 

Foto : Kondisi jalan di ruas jalan Tumpaan-Kawangkoan yang membahayakan.



Sponsors

Sponsors