SBY Perintahkan BNPB Kirim Bantuan Logistik


Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Utara telah menelan korban belasan jiwa. Dalam sidang kabinet yang digelar Kamis kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera mengirimkan bantuan.

 

"Dalam sidang kabinet, Presiden telah memerintahkan Kepala BNPB untuk memberikan bantuan penanganan korban banjir bandang dan longsor di Sulawesi Utara," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Kamis (16/1/2014).

 

BNPB memberikan bantuan dana siap pakai sekitar Rp 3,13 miliar dan bantuan logistik peralatan. Bantuan ini diterbangkan dengan pesawat Hercules C-130 TNI AU dari Lanud Hlaim Perdanakusuma kepada BPBD Sulut.

 

BPBD Sulut berkoordinasi dengan instansi terkait TNI, Polri, SAR, RAPI, dan masyarakat untuk bersama-sama membantu mengevakuasi masyarakat yang terdampak. Selain itu mereka juga mendirikan posko, dapur umum, dan mendistribusikan bantuan.

 

"Tim Reaksi Cepat BNPB terus mendampingi BPBD dalam manajemen penanganan darurat," imbuhnya.

 

Gubernur Sulut telah menetapkan pernyataan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor selama 14 hari yaitu 15-28 Januari 2014. Dengan adanya status tanggap darurat maka ada kemudahan akses dalam pengerahan seluruh potensi sumber daya yang ada di Provinsi Sulut, baik logistik, peralatan, sumberdaya manusia, komando, penyelamatan dan sebagainya.

 

Kerusakan fisik akibat bencana ini, jembatan Kuwil putus dan akses jalan Manado ke Tomohon putus akibat longsor.(dtc)



Sponsors

Sponsors