Pembuatan Lapak di Lapangan Mogolaing Dipertanyakan Warga

Dinilai Jauh Dari Keterbukaan


Kotamobagu, ME


Pembuatan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Lapangan Torotakon Kelurahan Mogolaing, Kota Kotamobagu, dinilai tidak transparan. Hal tersebut diungkapkan pengamat dan aktivis anti korupsi, Dharman Matara.  

“Sebuah pekerjaan yang jauh dari nilai transparansi dan tidak melibatkan publik atau (artispatif), maka percayalah pekerjaan tersebut sangat dekat dengan indikasi korupsi,” kata Matara, Jumat (16/11).

Menurutnya, pembuatan lapak tersebut mulai dari perencanaan sampai dengan dimulainya tahapan awal pembuatan lapak, tidak melibatkan masyarakat. “Sebagai warga kami tidak menginginkan korupsi  terjadi pada kegiatan tersebut, apalagi status lahan yang ditunjuk sebagai lokasi bukanlah milik Pemerintah Kota atau Kelurahan serta oknum individu dan kelempok tertentu, tapi milik masyarakat Mogolaing,” ujar Darman Matara yang juga warga Mogolaing.


Diungkapkannya, jangankan segelintir masyarakat, satu orang saja warga Mogolaing yang menolak atau mempertanyakan proses pembuatan lapak itu, maka sudah jadi kewajiban pemerintah untuk mendengarkan dan memperhitungkan aspirasi tersebut.

“Selaku warga, kami meminta kepada masyarakat, agar jangan dulu terpancing dengan isu yang akan membuat kita menjadi inkosisten terhadap perjuangan untuk mempertahankan identitas lapangan tersebut,” tandasnya.

Ditambahkan Darman, sebelum kegiatan ini mencoreng nama baik Kotamobagu, maka selaku warga Mogolaing dan atas nama masyarakat, Darman meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu, kususnya Komisi I, untuk turun melihat persoalan ini, sebelum meluas.

Selain itu juga, ia meminta Walikota Djelantik Mokodompit, agar dapat mengevaluasi semua kegiatan menyangkut pembangunan, termasuk pembangunan lapak ini. “Jadi sebaiknya pemerintah tidak hanya mendengarkan satu informasi saja, melainkan multi cross chek. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan ini ke depan tidak akan berdampak kurang baik kepada pemerintahan di Kota Kotamobagu,” pungkas Darman yang juga pengurus organisasi Dewan Pemuda Mogolaing. (gun mondo)

 

Foto: Pembuatan lapak PKL di lapangan Mogolaing yang menuai sorotan warga.



Sponsors

Sponsors