Rutan Malendeng Terendam Banjir, Ratusan Penghuni Dievakuasi
MANADO : Sebanyak 336 tahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Malendeng Manado ikut dievakuasi. Banjir setinggi 50 centimeter merendam seluruh barak dan blok tahanan.
Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Rutan, Ferry Ngajouw mengatakan banjir datang tiba-tiba dan langsung menerjang kompleks Rutan. "Airnya dengan cepat naik, kira-kira sekitar pukul 10.00 WITA tadi," ujar Ferry, Rabu (15/1/2014) sore.
Ferry mengatakan sebenarnya rutan dikelilingi tembok setinggi 4-5 meter, namun air masuk melalui gorong-gorong dan kemudian memenuhi kawasan di dalam rutan.
"Semua blok masuk air, kecuali blok edelweis yang letaknya lebih tinggi. Yang paling parah blok wanita, hampir sepinggang orang dewasa," jelasnya.
Lanjutnya, memang sempat terjadi kepanikan karena keterbatasan anggota jaga saat itu, serta seluruh akses jalan menuju Rutan tidak bisa dilalui sehingga bantuan ikut terhalang. Namun anggota yang ada tetap siaga. "Tahanan terpaksa kami ungsikan ke kantor dan ruangan lain di lantai dua bangunan sampai airnya surut kembali," tutur Ferry.
"Beruntung tahanan tidak ada yang berulah, jadi proses evakuasi berjalan lancar. Sekarang mereka sudah kembali ke blok dan bersih-bersih," tambahnya lagi.
Di Rutan Malendeng Manado terdapat 336 tahanan dan narapidana, yang terdiri dari 29 tahanan wanita dan 307 tahanan laki-laki. Rutan sendiri terletak di samping bantaran sungai Sawangan yang ikut meluap.(dtc)



































