Belum Penuhi Kuota 30 Persen Kepengurusan Perempuan
Golkar Terancam tak Lolos Verifikasi Faktual di Bolsel
Bolsel, ME
Partai Golkar terancam tak bisa mengikuti penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, 2014 mendatang. Pasalnya, hingga kini Pengurus ewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Bolsel belum bisa memenuhi kuota 30 persen kepengurusan perempuan dalam tahapan verifikasi faktual oleh KPU Provinsi, Rabu(14/11).
Saat KPU provinsi mendatangi Sekretariat DPD Partai Golkar Bolsel di Desa Popodu, delapan pengurus perempuan yang terdaftar tak bisa dihadirkan oleh Pimpinan DPD II.
Ketua DPD II Golkar Bolsel, Abdul Razak Bunsal beralasan, dari delapan perempuan tersebut, sebagian kini sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pindah tempat tinggal. "Sehingga memang kita agak kesulitan menghadirkan mereka," terang politisi yang kini menjabat Ketua DPRD Bolsel itu.
Pun demikian, Bunsal optimis pihaknya mampu memenuhi persyaratan verifikasi faktual tersebut. Toleransi waktu yang diberikan KPU Provinsi kepada pihaknya untuk memenuhi kelengkapan persyaratan tersebut menurut Bunsal lebih dari cukup. "Kita masih dikasih kesempatan lagi sampai tanggal 24 November."
Iskandar Kamaru, salah satu fungsionaris Golkar Bolsel juga mengutarakan hal senada. Menurut Kamaru, pada dasarnya kelengkapan administratif yang diajukan DPD Golkar Bolsel sudah tuntas. "Tinggal verifikasi faktual saja," ujarnya singkat.
Tak hanya Golkar, PDIP ternyata juga belum lolos dalam tahapan verifikasi faktual itu. PDIP bahkan masih belum memasukkan keseluruhan berkas administratif yang diminta pihak KPU.
Kendati demikian, Sekretaris DPC PDIP Bolsel, Zainal Alamry optimis pihaknya akan menyelesaikan proses administratif dan verifikasi faktual di batas waktu tambahan yang diberikan KPU Provinsi Sulut. "Tinggal beberapa berkas saja yang perlu kita lengkapi, sebenarnya sudah tak ada masalah," jelas Zainal.
Sekretaris KPU Kabupaten Bolsel, Sakir Bonde menjelaskan, dari hasil verifikasi pihaknya sejauh ini, baru Partai Hanura dan PKS yang berhasil lolos. “Karena kedua partai ini semuanya lengkap. Untuk partai lainya kita masih menunggu hasilnya dari (KPU) provinsi," jelas Bonde. (eskolano kakunsi)
Foto: Ketua Golkar Bolsel, Abdul Razak Bunsal. (ist)



































