Hujan Badai Hambat Aktivitas Warga Sulut
MANADO, ME : Hujan deras di sertai tiupan angin kencang yang melanda beberapa daerah di Sulawesi Utara sejak Selasa (7/1/2014) kemarin, ternyata berdampak besar terhadap aktivitas sebagian besar warga. Pemukim di pesisir pantai misalnya. Akibat cuaca buruk ini, aktivitas masyarakat pesisir yang sebagian besar menggantungkan hidupnya sebagai penangkap ikan di laut lepas tampaknya mulai sedikit waspada untuk melaut.
Beberapa nelayan saat di wawancarai Manado Express mengaku belum akan beraktivitas menangkap ikan hingga cuacanya benar-benar membaik. “Yang pasti kalau cuacanya terus memburuk, hasil tangkapan ikan sangat sedikit. Di tambah lagi resikonya yang jauh lebih besar,” ungkap Anto (52), nelayan di pesisir pantai Bitung.
Hal senada diungkapkan Yamin (47). Nelayan yang bermukim di pesisir pantai Amurang ini mengaku tidak berani melaut sejak hujan badai semalam. Namun begitu, diapun hanya pasrah sambil berharap cuaca bisa kembali normal dan bisa menjalankan aktivitasnya untuk menangkap ikan seperti biasanya. “Sudah jadi resiko seorang nelayan, kalau hujan badai pasti menghambat aktivitas kami untuk menangkap ikan,” tuturnya pasrah.
Tak hanya para nelayan, para pengendara kendaraan bermotor pun mengaku harus waspada dalam berkendara di jalanan khususnya saat melewati area-area perbukitan. “Yang saya takutkan dari cuaca seperti ini yaitu ketika melewati daerah perbukitan yang rawan dengan pohon tumbang dan longsor. Walau harus memutar, terpaksa cari jalan alternatif yang lebih aman,” aku Sonce, sopir asal Langowan sembari berharap tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Memang pengendara patut waspada. Akibat cuaca buruk ini, beberapa daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terpantau sejumlah pepohonan yang roboh dimana-mana. Akibatnya, sejumlah warga memilih tidak keluar rumah apalagi untuk melakukan aktifitas mereka masing-masing.
Cuaca buruk yang melanda daerah-daerah di Sulut ini tidak hanya menghambat aktivitas warga. Hujan yang disertai angin kecang tersebut juga membuat daun-daun pohon berserakan dan sampah-sampah pun menumpuk di ruas jalan perkotaan. Pemandangan ini jelas merusak keindahan kota. (tim-me)
Foto : Nampak Hujan deras di sertai tiupan angin kencang di kabupaten Boltim, Selasa (7/1/14).



































