Rambitan : Masyarakat Waspadai Kepentingan Oknum Tertentu
Tompaso, ME : Terkait aksi demo dan boikot jalan masuk ke lokasi pengeboran Panas Bumi Pertamina Geothermal Energy (PGE) Tomohon yang dilakukan oleh warga Desa Tember Kecamatan Tompaso, Selasa (07/1/2013), anggota DPRD Minahasa, Man Tojo Rambitan, menghimbau agar warga masyarakat jangan sampai terprovokasi oleh kepentingan oknum-oknum tertentu.
Dia mengatakan, seringkali terjadi dalam hal-hal seperti ini, ada oknum-oknum tertentu yang sengaja memanas-manasi masyarakat untuk kepetingan pribadinya sendiri. “Ini yang harus diwaspadai. Jangan sampai dalam situasi ini ada yang sengaja memanfaatkannya,” ujarnya.
Menurutnya, untuk hal-hal yang bersangkutan dengan kemungkinan pencemaran lingkungan, dalam proyek-proyek besar seperti halnya pengeboran Pertamina pastinya telah memiliki hasil analisa terhadap hal-hal yang berdampak pada kerusakan lingkungan.
Untuk itu dirinya sangat berharap agar dalam hal ini tidak terjadi tindakan-tindakan anarkis dari masyarakat setempat. “Kalau masih bisa diselesaikan dengan musyawarah, ada baiknya warga mengadakan musyawarah dengan perusahaan terkait,” himbaunya.
Di lain pihak, Rambitan pun menyesalkan kelalaian pihak perusahaan dalam melihat penyelesaian dari masalah-masalah kecil. Apalagi menurutnya, aksi demo dan boikot dari warga hanya dengan alasan kecil yaitu tidak adanya sosialisasi terlebih dahulu dari perusahaan kepada masyarakat.
“Sebenarnya kalau masalah sosialisasi dan ganti rugi kerusakan itu kan persoalan kecil. Namun persoalan kecil seperti inilah yang seringkali menjadi kelalaian pihak perusahaan tanpa menyadari dampak besar yang dapat terjadi dari persoalan tersebut,” kata dia.(Jeksen Kewas)
Foto : Aksi boikot jalan masuk proyek oleh masyarakat setempat menyebabkan kemacetan di ruas jalan Langowan-Kawangkoan.



































