Warga Desa Tember Boikot Lokasi Pengeboran Pertamina


Tompaso, ME : Ratusan masyarakat desa Tember, kecamatan Tompaso, Selasa (07/01/2014), melakukan aksi boikot akses jalan ke lokasi pengeboran panas bumi Pertamina Gheoternal Energy (PGE) di Desa tersebut. Aksi yang dilakukan warga sejak pukul 04.00 dini hari ini adalah sebagai bentuk protes atas sikap PGE yang di nilai meremehkan aspirasi warga desa setempat yang di mana sebelumnya telah meminta pihak PGE untuk terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat.

 

“Inti dari aksi penolakan warga ini dikarenakan pihak PGE belum pernah melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang dampak dari masalah pengeboran ini. Padahal permintaan tersebut sudah banyak kali kami sampaikan kepada pihak PGE namun tidak pernah di respon,” tutur salah satu tokoh masyarakat Desa Tember, Albert Ben Sondakh (68).

 

Sikap acuh tak acuh dari pihak PGE ini di nilai adalah suatu bentuk pelecehan terhadap warga desa Tember. “Mereka telah melecehkan permintaan kami dan tidak menghrgai aspirasi kami. Padahal permintaan kami itu untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat setempat dari dampak yang akan terjadi akibat penegboran ini. Kan nanti dampaknya bukan mereka yang rasakan tapi kami,” katanya lagi.

 

Pengakuan dari masyarakat, aksi pemboikotan jalan menuju lokasi pengeboran ini sudah di lakukan sejak pukul 12 malam tadi. Sebelum melakukan pemboikotan jalan, mereka mengakui telah menghubungi pihak Polsek dan pihak kecamatan. “Kami akan terus melakukan pemboikotan hingga aspirasi dari masyarakat mendapat respon yang baik dari pihak perusahaan,” kata Sondakh. (Jeksen Kewas)

 

Foto : Akses jalan ke lokasi yang di boikot oleh warga mengunakan bambu.



Sponsors

Sponsors