Pemda Diminta Fasilitasi Mobnas KPU


Tutuyan, ME : Netralisasi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dituntut oleh semua warga dalam melaksanakan pemilihan umum legislatif dan presiden tahun 2014 mendatang. Untuk itu, segala fasilitas pendukung lembaga penyelenggara pemilu tersebut harus di siapkan Pemerintah Daerah (Pemda), walau dalam bentuk hibah atau peminjaman, agar tidak terjebak dengan pihak ketiga yang bisa mengganggu netralitas KPU.

 

Hal ini disampaikan Komisi I DPRD Boltim, Sopyan Alhabsyi, saat di hubungi wartawan mengenai perkembangan tahapan pemilu tahun 2014 di Boltim. Kata Alhabysi, Pemda harus memfasilitasi yang paling urgen saat ini adalah kendaraan dinas berupa mobil. Mobil dinas (Mobnas) ini dirasa perlu untuk mendukung sosialisasi para komisioner KPU Boltim di berbagai wilayah Boltim, yang secara geografis cukup berjauhan.

 

"Kami meminta agar Pemda dapat memberi hibah ke KPUD dengan memberikan fasilitas kendaraan sebagai pinjaman," ujar Alhabysi pekan lalu.

 

Dia merasa prihatin karena yang memiliki mobil dinas hanya ketua KPU saja beserta Sekretaris, sementara 4 komisioner lainnya tidak punya dan hanya berharap meminjam kendaraan, jika sampai dilakukan kerja sama dengan pihak ketiga, dan mempengaruhi netralitas para Komisioner, akan mengganggu tahapan pemilu.

 

"Tidak menutup kemungkinan jika kebutuhan akan kendaraan ini diatasi dengan dengan meminjamkan kepihak ketiga, bisa mengganggu netralitas para pelaksana pemilu. Untuk itu kami berharap Pemda segera mangantisipasinya," tutur Alhabysi serius.

 

Ditempat terpisah Kepala Bagian Umum Setda Boltim, Roby Mamonto, mengatakan Pemda memiliki rencana untuk memberikan kendaraan kepada para Komisioner dengan status pinjam pakai. Namun, dia enggan membeberkan kendaraan baru tau kendaraan yang sudah ada.

 

"Rencananya kami akan memfasilitasi anggota KPU dengan kendaraan dinas berupa mobil dengan statusnya pinjam pakai," ungkap Mamonto.

 

Sementara itu, Ketua  KPU Boltim, Hendra Damopolii, memberika apresiasi atau usulan Sopyan Alhabysi tersebut. Memang kata Hendra untuk memaksimalkan kinerja mereka para komisioner membutuhkan fasilitas penunjang termasuk mobil dinas, karena saat ini KPU Boltim, hanya memiliki dua buah mobil dinas untuk Ketua dan Sekretaris. tidak hanya itu, yang paling penting dibutuhkan KPU adalah kendaraan untuk distribusi logistik ketempat pemungutan suara yang jaraknya cukup berjauhan.

 

"Demi kelancaran kegiatan monitoring dan supervise komisioner dilapangan. Jadi fasilitas itu semata-mata untuk meningkatkan juga efektivitas kinerja dalam dalam rangka pelayanan prima demi suksesnya pemilu didaerah,"tutur Hendra. (Rahman Igirisa)

 

Foto: Sopyan Alhabysi



Sponsors

Sponsors