Warga Keluhkan Masalah Kesehatan

Sejumlah Tong Sampah di Matani Rusak Parah


Tomohon,ME


Hampir semua tong sampah yang ada di ruas jalan raya Kelurahan Matani, sudah tidak dapat digunakan lagi akibat rusak parah.

Pantauan manadoexpress di lapangan, tong sampah yang di pasang di pinggiran jalan banyak yang sudah retak, ada yang tersisa tong buat sampah organik, dan semuanya sudah tidak memiliki penutup sehingga mengakibatkan polusi udara.

Menurut Jhonly P, warga Matani yang sempat ditemui mengatakan, keadaan ini sepertinya tidak dianggap penting oleh pemerintah. Padahal sekarang masih dalam tahap penilaian Piala Adipura.
"Kalau begini bagaimana Tomohon bisa menang Adipura. Tong sampah ini saja dipandang sebelah mata oleh pemerintah," keluhnya.

Ia juga meminta agar Pemkot segera melakukan penggantian soalnya lama kelamaan bisa bermasalah bagi kesehatan masyarakat.
"Kalau begini terus gawat. Sekarang sudah musim penghujan, air hujan bisa tertampung di dalam tong-tong yang sudah tak berpenutup ini. Belum lagi masalah polusi udara, kalau tidak cepat ditanggulangi kesehatan kami bisa bermasalah," imbuhnya.

Sekeretaris Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Tomohon, Noldy Runtu, saat dimintai keterangan mengatakan, distribusi tong sampah masih memang dalam proses.
"Proses pendistribusian dan penggantian tong sampah di Kota Tomohon sudah sementara kami laksanakan, karena itu jika ada yang belum mendapatkan harap bersabar," terangnya.

Diketahui sebelumnya, pantauan media ini, ada pulahan tong sampah baru yang masih ‘terparkir’ di Kantor BLH Kota Tomohon. Sampai Rabu (14/11), tong-tong sampah itu belum juga didistribusikan. (tr-03)

 

Foto: Salah satu tong sampah di Kelurahan Matani yang sudah rusak.



Sponsors

Sponsors