Diperiksa 7 Jam, Diana Maringka Pertegas Aliran Dana di Kongres Demokrat
Jakarta, ME : Usai menjalani pemeriksaan hampir tujuh jam, mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Minahasa Tenggara, Diana Maringka mengaku hanya ditanya penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seputar aliran dana dalam Kongres Partai Demokrat tahun 2010 di Bandung, Jawa Barat.
"Diperiksa yang kemarin saja. Seputar, ya kan sudah tahu dari awal," jawab Diana ketika ditanya tentang pemeriksaannya sebelum meninggalkan kantor KPK, Jakarta, Jumat (13/12/2013).
Namun, Diana enggan menjelaskan lebih lanjut soal dana yang diterima dalam kongres yang pernah mengkukuhkan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat. Menurutnya, semua sudah dibeberkan sehingga tidak perlu dijelaskan kembali.
Seperti diketahui, Diana Maringka dan Ismiyati Saidi (mantan Ketua DPC Demokrat Boalemo Gorontalo) diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan sport center Hambalang, untuk tersangka Anas Urbaningrum, pada Jumat (13/12/2013) ini.
Sebelumnya, keduanya mengaku menerima sejumlah uang dan Blackberry dalam Kongres Demokrat 2010 sebagai ganti suara untuk memilih Anas Urbaningrum.
Diana mengaku menerima US$ 7.000 dan Rp 30 juta saat Kongres Partai Demokrat 2010 silam. Uang tersebut dibagikan Umar Arsal selaku koordinator untuk daerah Sulawesi.(beritasatu.com)
Foto : Diana Maringka.(Ist)



































