Proses Kasus Anggaran 'MaMi' Tak Ada Kejelasan


Tutuyan,ME : Penyelesaian kasus dugaan penyalahgunaan anggaran Makan Minum (MaMi) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang mongondow Timur (Timur), dianggap terus terseok.

 

Untuk itu, ketua Laskar Anti Kerupsi (Laki) Cabang Boltim, Ismail Mokodompit kembali memepertanyakan menyangkut proses penanganan kasus tersebut. Diduga kuat kasus ini mengendap ditangan pihak Kepolisian Resort (Polres) Bolmong.

 

"Pak polisi, sosampe dimana penanganan kasus mami? Karena sampai saat ini proses penanganannya tidak ada kejelasan," ketus Mokodompit.

 

Pertanyaan itu perlu disampaikan. Menurut mokodompit, karena diketahui proses penanganan kasus MaMi sudah sampai pada proses penetapan tersangka. Namun sangat disayangkan sesudah adanya penetapan TSK terhadapa para anggota DPRD, sampai saat ini belum ada tindak lanjut atas penanganannya.

 

"Kami meminta kepada pihak Kepolisian Mapolda Sulut melalui Mapolres Bolmong menyangkut kejelasan penanganannya apakah kasus MaMi tersebut sudah selesai atau belum, karena sampai saat ini masyarakat terus bertanya-tanya," ujarnya. "Jika memang penanganan kasus itu sudah tidak dilanjutkan, maka diharapkan untuk segera disampaikan kepada masyarakat," tegas mokodompit.

 

Dijelaskannya, terbongkarnya kasus MaMi tersebut karena kurang lebih 2 tahun lalu beberapa anggota DPRD seperti Ketua Komisi 1 Sofyan Alhabsy, Revy Lengkong, Rita Lamusu, Saptono Paputungan, Maurits Mamonto, Miniati Daumpung menentang aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas indikasi penyimpangan pemanfaatan anggaran MaMi DPRD Boltim.

 

"Sehingga, Jika pihak Kepolisian tidak mampu menjawab apa yang diharapkan atau tantangan dari beberapa anggota DPRD yang telah menentang aparat penegak hukum itu, maka sebaiknya kasus tersebut ditutup," tegasnya kembali.

 

Sebelumnya, Ketua Komisi 1 Sofyan Alhabsy dan Ketua Komisi III Rita Lamusu ketika dikonfirmasi terkait adanya informasi bahwa kasus MaMi itu akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan, keduanya mengaku, lebih cepat lebih baik agar proses pananganan kasus sudah ada kejelasan. (Rahman Igirisa)

 

Foto : Ketua LAKI Boltim, Ismail Mokodompit.



Sponsors

Sponsors