Melawan Saat Ditangkap, Tersangka Penganiayaan dan Pemerkosaan di 'Door'


HUKUM & KRIMINAL

Tutuyan, ME : Upaya kepolisian dalam mengungkap kasus penganiayaan dan nyaris memerkosa terhadap Wanita Muda akhirnya membuahkan hasil.

 

Tersangaka, Markus Budiman alias Maku (33) yang nyaris memerkosa seorang wanita muda sebut saja Mawar (29) warga Desa Bulawan Induk Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada Rabu (30/10/13) lalu sekitar pukul 13:00 wita, akhirnnya tertangkap oleh satuan petugas Kepolisian Urban Kotabunan di Kota Langowan setelah di lumpuhkan satu butir timah panas di pinggang sebelah kiri korban.

 

Kapolsek Urban Kotabunan Teddy Pontoh kepada sejumlah Wartawan, Jumat, (8/11/2013) menjelaskan, sekitar pukul 10:30 Jum'\at tersangka tertangkap di kota langowan, pada saat di tangkap Markus sempat melarikan diri sambil membawa senjata tajam (sajam), kemungkinan sudah merasa kelelahan tersangka berhenti sambil balik mengancam petugas dengan sajam yang ia bawa, oleh petugas menyuruh tersangka untuk melepas sajam dan menyuruhnya untuk menyerahkan diri sambil membuang tembakan keatas tanda peringatan, namun tersangka semakin emosi menyerang petugas, karena mencoba melawan petugas langsung melumpuhkan tersangka dengan satu butir timah panas ke pinggang sebelah kiri tersangka.

 

"Petugas sempat membuang tembakan ke atas sambil menyuruh tersangka untuk menyerahkan diri, tapi hanya di abaikan. Tersangka justru balik menyerang polisi dengan menggunakan sajam, dengan begitu petugas langsung melumpuhkan pinggang sebelah kiri korban dengan timah panas",jelasnya Dikatakan kapolsek, Tersangka langsung di bawa ke Polresta Bolaang Mongondow (Bolmong) guna untuk di proses lebih lanjut.

 

"Kami langsung kirim tersangka ke Polres Bolmong untuk di proses lebih lanjut," singkatnya.

 

Ayah korban saat di minta keterangan mengatakan, dengan keberhasilan pihak kepolisian dalam menangkap tersangka, kami sangat Apresiasi kinerja Polsek Urban Kotabunan.

 

"Saya sebagai orang tua korban dan keluarga sangat mengapresiasi terhadap upaya pihak kepolisian Urban Kotabunan karena telah berhasil menangkap pelaku," sanjung ayah korban.

 

Sembari menambahkan, Pihaknya meminta kepada pihak kepolisian agar memberikan sangsi yang berat terhadap tersangka, karena dengan perbuatan bejatnya anak kami menjadi korban, sekarang ini sedang dalam pemeriksaan kepala (scan).

 

"Saya sebagai orang tua korban memohon kepada kepolisian agar memberikan hukuman setimpal kepada pelaku, terus terang anak saya sedang dalam pemeriksaan kepala (scand) di manado dan sampai saat ini anak seperti ketakutan (trauma)",tutupnya.

 

Penulis : Rahman Igirisa

Editor : Chres



Sponsors

Sponsors