Tak Ikut Tes, 9 Honorer K-2 Akan Dicoret


Tutuyan, ME : Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) meminta 9 honorer kategori dua untuk coret dari daftar karena mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) reguler.

 

Bupati Boltim Sehan Landjar menyesalkan ketidakhadiran 9 tenaga honorer kategori dua (K2) dalam Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB) yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia, Bersamaan dengan tes tertulis bagi CPNS jalur umum. "Harus digugurkan Honorer K2 yang mengikuti jalur umum. Tidak ikut berarti menolak," ujar Sehan saat meninjau seleksi honorer K2 di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Buyat, pada Minggu (3/11/2013) lalu.

 

Sehan mengatakan seharusnya mereka tersebut tetap memilih mengikuti seleksi melalui Kategori 2. Sebab jalur tersebut sangat diprioritaskan untuk masuk. "Mereka diberikan kemudahan untuk masuk, karena sudah lama mengabdi bagi daerah ini," tutur Sehan.

 

Ketidakikutan honorer K2 tersebut disebutnya sebagai penolakan terhadap keikutsertaannya di jalur K2. "Padahal kalau tidak masuk tahun ini bisa tahun depan," kata Sehan.

 

Sehan menuturkan seleksi tersebut akan diprioritaskan honorer K2 yang berusia lebih tua. Namun bukan berarti yang muda dibiarkan. "Kita sudah tidak bisa menambah honorer seperti ini lagi, karena 2015 harus selesai. Jadi kemungkinan secara bertahap dalam 3 tahun ini, diselesaikan honorer kategori 2 ini," terang Sehan.

 

Foto : Bupati saat meninjau pelaksanan ujian CPNS, Minggu (3/11/2013).

 

Penulis : Rahman Igirisa

Editor : Chres



Sponsors

Sponsors