Pemkab Minahasa Target Tingkatkan Produktivitas Komoditi Kedelai dan Cabe
TONDANO, ME : Guna mengatasi beberapa permasalahan mendasar dan isu strategis dalam pembangunan pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa tengah berupaya untuk mengembangkan produktivitas pertanian, khususnya komoditi kedelai dan cabe yang di nilai cocok dan beradaptasi dengan keadaan iklim di daerah Minahasa.
Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, mengakui bahwa salah satu permasalahan mendasar dan isu strategis dalam pembangunan pertanian adalah meningkatnya kerusakan lingkungan dan perubahan iklim global. Selain juga diakuinya ada beberapa faktor lainnya yaitu terbatasnya ketersediaan infrastruktur, belum optimalnya sistem pembenihan dan pembibitan nasional, terbatasnya akses petani terhadap permodalan dan masih tingginyaa suku bunga usaha tani.
“Harus diakui bahwa permasalahan-permasalahan tersebut berpotensi menghambat perkembangan pertanian di Minahasa. Ditambah lagi kelembagaan petani dan penyuluh kapasitasnya masih terbilang lemah serta nilai tukar petani yang masih rendah,” kata Bupati saat menggelar Temu Pakar Bidang Pertanian dan Pengembangan Komoditi Cabe dan Kedelai di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa di Tondano, Kamis, (31/08/2013).
Untuk itu menurutnya, peningkatkan produksi serta produktivitas komoditi pertanian kedelai dan cabe adalah langkah yang paling sesuai mengingat kondisi iklim serta budaya pertanaman di Minahasa atau spesifick lokasi cocok untuk pengembangan komoditi kedelai dan cabe. Bupati menjelaskan, potensi pengembangan tanaman kedelai di Minahasa sebanyak 1.055 hektar dimana tahun 2012 baru mencapai 69 hektar dengan produktivitas 1,28 ton per hektar.
“Target kami untuk tahun 2013 ini luas panen komoditi kedelai bisa mencapai 500 ha. Sedangkan untuk komoditi tanaman cabe yang potensi pengembangannya baru berkisar pada 596 ha, dan akan ditingkatkan melalui pengadaan 500.000 tanaman cabe dalam polyback untuk memotivasi masyarakat dalam pengembangan usaha tani cabe unggulan,” urai JWS.
Turut hadir juga dalam acara temu pakar di bidang pertanian ini Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) masing-masing Prof Dr Imam Sugema dan Prof Dr Munif Gulamahdi, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Minahasa Ir Revly Mambu, Kepala BP4K Minahasa Ir Subhan Torar, para jajaran pejabat lingkup pertanian dan para Penyuluh Pertanian di Kabupaten Minahasa.
Penulis : Jeksen Kewas
Editor : Chres



































