PNS Boltim Miliki Perumahan Bersubsidi
TUTUYAN, ME : Peletakan batu pertama untuk pembangunan 415 unit Perum Kharisma Boltim dan penanda tanganan perjanjian kerjasama PT. Bank Negara Indonesia (BNI) dengan Pemda Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang di hadiri langsung oleh Bupati Sehan Landjar SH, dan Wakil Bupati Meddi Lensun, juga Willyam Tanos bidang BNI Development dan Deni Alogo Bidang, CEO BNI Sulawesi Utara (Sulut) Selasa, (29/10/2013).
Landjar, berkeyakinan bahwa dengan Perum Kharisma Boltim ini akan meningkatkan multi pelayanan terhadap masyarakat, disamping itu dapat memberikan kemudahan bagi PNS, mendapatkan fasilitas rumah dengan harga yang tergolong murah.
"Jadi fasilitas ini bekerjasama dengan pemda dan pihak pengembang yang dinahkodai oleh Willyam Tanos juga BNI diprioritaskan untuk PNS yang berasal dari luar boltim, jadi tidak ada lagi kata alasan untuk tidak tinggal di boltim, sebab sudah diberikan fasilitas rumah dengan harga yang tercangkau murah, cukup uang muka 8 juta dan cicilan Rp. 750.000 perbulan selama 15 tahun, dan strategis di jalan trans sulawesi, desa paret kecamatan kotabunan", tandas Landjar.
Lanjutnya, dengan adanya 450 unit perum kharisma Boltim ini dapat juga meningkatkan ekonomi masyarakat boltim khususnya didesa paret.
"Adanya 415 unit perumahan berarti ada 415 orang PNS yang akan tinggal, otomatis pertumbuhan ekonomi masyarakat desa paret khususnya nelayan, penjual kue, dan rumah makan juga akan meningkat, ini adalah upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan perekonomian di kabupaten boltim",jelas Landjar.
Ditegaskan pula, dalam peningkatkan ekonomi daerah khususnya di desa paret, harus di barengi dengan keamanan, masyarakat harus menjaga stabilitas keamanan agar Investor dan PNS yang akan membangun usaha maupun yang akan tinggal didaerah ini bisa agar nyaman dan senang.
Ditempat yang sama kepala bidang Willyam tanos mengatakan,pihaknya sangat menghargai program pemerintah kabupaten boltim, jadi untuk itu 415 unit ini di prioritaskan untuk PNS, sesuai dengan arahan bupati, jika ada sisanya diberikan kepada masyarakat.
"Sesuai program pemkab boltim, untuk 415 ini prioritas PNS dulu, karena sesuai penyampaian Bupati PNS Boltim paling banyak dari luar, nanti kita lihat kalau ada sisa kita akan berikan pada masyarakat umum", jelasnya.
Ditambahkannya, bangunannya rumah pratapak luas bangunan 36 dengan luas tanah 120 meter, dan didepan perumahan dengan luas tanah yaitu 39 meter akan dibangun Rumah Toko (Ruko).
"Dengan jumlah 415 unit, 385 unit type 36 rumah bersubsidi pemerintah bunga 7,29 persen harga jual 88 juta, bangunan rumah pratapak dengan luas bangunan 36 dan luas tanah 120 meter, serta didepan perumahan dengan luas tanah 39 meter akan dibangun Rumah Toko (Ruko)",tutupnya.
Foto: Acara Peletakan Batu pertama.
Penulis : Rahman Igirisa
Editor : Chres



































