Pimpinan SKPD Terancam Tak Didefinitifkan
TUTUYAN, ME - Sebanyak 22 Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), terancam tidak didefinitifkan.
Pasalnya, berdasarkan hasil rapat Evaluasi Percepatan Penyerapan Anggaran (EPPA) yang dilakukan oleh Bupati Sehan Landjar, pada Senin (21/10/2013) lalu, kepada seluruh pimpinan SKPD Boltim, dimana masih ada beberapa SKPD yang serapan anggaranya masih dibawah 60 persen. Sementara yang lainya sudah melebihi 60 persen bahkan 80 persen.
Bupati melalui Kabag Humas Pemkab Boltim, Uyun Pangalima, Rabu (23/10/2013) mengatakan, APBD-P sudah mulai runing sejak dua pekan lalu. Namun hasil rapat EPPA yang dipimpin oleh Bupati, masih ada beberapa SKPD serapan anggaranya tidak memuaskan, karena belum mencapai 80 persen. Sehingga anggaran yang ada di SKPD tersebut, bakal menjadi Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa).
"Mana SKPD yang tidak mampu menyerap anggarannya, maka pimpinannya tidak akan didefinitifkan, bahkan terancam di ganti dengan pejabat yang lain," tegas Landjar, malalui Pangalima, sembari menambahkan, namun Bupati berharap kepada seluruh SKPD, agar terus mengoptimalkan penyerapan anggaran dengan waktu yang tinggal beberapa bulan ini, supaya Silpa tidak terlalu banyak.
Penulis : Rahman Igirisa
Editor : Chres



































